bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:21 WIB

Rupiah Mengalami Pelemahan Terhadap Dolar Singapura, Ringgit Malaysia, dan Baht Thailand Sejak Awal Tahun

Redaksi 18 Juni 2026 11 views
Rupiah Mengalami Pelemahan Terhadap Dolar Singapura, Ringgit Malaysia, dan Baht Thailand Sejak Awal Tahun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, nilai tukar rupiah tercatat mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang negara-negara tetangga di Asia Tenggara, termasuk dolar Singapura dan baht Thailand, sejak permulaan tahun ini. Tren ini sejalan dengan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Berdasarkan data TradingView per Rabu (17/6), kurs dolar AS terhadap rupiah berada di level Rp17.745 per dolar AS, menandakan pelemahan rupiah sebesar 6,16 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025. Sepanjang tahun berjalan 2026, rupiah sempat menyentuh level terkuatnya di Rp16.690 per dolar AS pada 1 Januari 2026. Namun, tekanan terhadap mata uang Indonesia terus berlanjut hingga mencapai titik terlemah tahun ini di Rp18.180 per dolar AS pada 8 Juni 2026.

Di kawasan Asia Tenggara, pelemahan rupiah paling signifikan terjadi terhadap dolar Singapura. Posisi kedua ditempati oleh ringgit Malaysia, diikuti oleh baht Thailand.

Secara rinci, rupiah melemah 6,59 persen terhadap dolar Singapura sepanjang tahun berjalan 2026. Kurs rupiah terhadap dolar Singapura bergeser dari Rp12.999,995 per SGD pada 31 Desember 2025 menjadi Rp13.838,728 per SGD pada 17 Juni 2026.

Selanjutnya, rupiah melemah 6,06 persen terhadap ringgit Malaysia sepanjang tahun berjalan 2026. Kurs rupiah terhadap ringgit Malaysia turun dari Rp4.119,5 per MYR pada penutupan perdagangan 31 Desember 2025 menjadi Rp4.360,9 per MYR pada 17 Juni 2026.

Sementara itu, rupiah melemah 2,73 persen terhadap baht Thailand sepanjang tahun berjalan 2026. Kurs rupiah terhadap baht Thailand terdepresiasi dari Rp530,78 per THB pada 31 Desember 2025 menjadi Rp544,95 per THB pada 17 Juni 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.