bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, pemain Thailand Sarach Yooyen menilai FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung lebih intens dibandingkan Piala AFF 2026. Ia menyebut setiap negara dapat menurunkan skuad terbaik karena turnamen digelar pada jeda FIFA Matchday September dan Oktober.
Sarach, seperti dikutip dari media Thailand Thairath, juga menilai kompetisi tersebut memberi manfaat besar bagi perkembangan sepak bola. Menurutnya, tim-tim tampil dengan kualitas teknik dan keterampilan yang tinggi.
Ia mencontohkan final yang dimenangi Timnas Indonesia lewat adu penalti. Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol Dean James, sebelum Thailand membalikkan keadaan menjadi 2-1. Elkan Baggott kemudian menyamakan skor sehingga laga berlanjut ke adu penalti.
Sarach mengatakan final itu menunjukkan bahwa keadaan pertandingan dapat berubah kapan saja selama 90 maupun 120 menit. Ia menilai dinamika tersebut menjadi salah satu daya tarik dan gambaran intensitas turnamen.