bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Staf Irlandia Mengaku Diludahi dalam Laga Kontra Israel

Redaksi 05 Oktober 2026 16 views
Staf Irlandia Mengaku Diludahi dalam Laga Kontra Israel
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir cnnindonesia.com, pelatih kebugaran timnas Irlandia, Damien Doyle, mengaku diludahi oleh seseorang dari tim Israel saat kedua tim bertanding pada matchday keempat Grup 3 UEFA Nations League B di TSC Arena, Serbia, Senin (5/10) dini hari WIB.

Laga yang berstatus kandang bagi Irlandia itu digelar di Serbia. Pertandingan tidak berlangsung di Dublin karena adanya penolakan dari demonstran pro-Palestina dengan alasan keamanan.

Sejumlah ketegangan mewarnai pertandingan tersebut, seperti yang terjadi pada pertemuan pertama di Hungaria. Saat lagu kebangsaan Israel diputar, para pemain Irlandia menundukkan kepala. Mereka juga tidak bersalaman dengan pemain Israel. Setelah kapten kedua tim melakukan tos, kapten Irlandia Caoimhin Kelleher menolak berjabat tangan dengan Dor Peretz.

Insiden yang melibatkan Doyle terjadi saat jeda babak pertama. Ketika hendak menuju lorong ruang ganti, ia mengaku diludahi oleh salah satu anggota tim Israel. Keributan kemudian muncul di tepi lapangan. Wasit Juan Martinez Munuera tidak melihat kejadian tersebut, tetapi mencegah situasi berkembang menjadi perkelahian fisik.

Menurut Flashscore, federasi sepak bola Irlandia dan Israel belum memberikan komentar mengenai keributan itu. UEFA juga belum menerima laporan resmi.

Pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, membenarkan tuduhan Doyle, tetapi menyatakan tidak akan menindaklanjutinya lebih jauh. Ia mengatakan ada sejumlah insiden yang berhasil dihindari sebelum situasi memburuk. Hallgrimsson juga menilai pihak lawan berupaya mengintimidasi timnya dan memuji para pemain Irlandia karena mampu mengendalikan emosi.

Insiden tersebut menambah sejumlah kejadian tidak menyenangkan dalam pertemuan kedua tim di UEFA Nations League. Asosiasi Sepak Bola Irlandia sebelumnya menyatakan sedang melakukan penyelidikan internal atas dugaan bahwa penyerang Adam Idah dianiaya oleh sekelompok kecil penggemar Israel saat bermain di Hungaria.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.