bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton per 9 Agustus 2026

Redaksi 10 Agustus 2026 4 views
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton per 9 Agustus 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Perum Bulog melaporkan bahwa hingga tanggal 9 Agustus 2026, total stok beras yang tersimpan di seluruh jaringan gudang Bulog di Indonesia mencapai sekitar 5,25 juta ton.

Jumlah stok yang besar ini merupakan hasil dari penguasaan stok awal tahun ditambah dengan penyerapan gabah petani dalam negeri yang terus dilakukan sepanjang tahun 2026. Hal ini menunjukkan kemampuan Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2025, Bulog memiliki stok beras sekitar 3,36 juta ton. Selanjutnya, antara 1 Januari hingga 9 Agustus 2026, Bulog berhasil menyerap gabah petani dalam negeri yang setara dengan 3,67 juta ton beras.

Secara akumulatif, total stok yang dikelola Bulog sebelum dikurangi penyaluran dan pergerakan stok mencapai sekitar 7 juta ton. Prihasto menyatakan bahwa stok 5,25 juta ton tersebut tersebar di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia dan terus didistribusikan sesuai kebutuhan pangan nasional.

Selama periode Januari hingga 9 Agustus 2026, Bulog telah menyalurkan sekitar 1,78 juta ton beras untuk berbagai keperluan, termasuk Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penanganan bencana alam, serta kebutuhan Kementerian/Lembaga, ASN, TNI, Polri, Kemensos, Pemerintah Daerah, dan penjualan komersial.

Prihasto menekankan bahwa stok beras Bulog bersifat dinamis dan mengalami perputaran setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta memastikan perawatan stok dan umur simpannya terjaga. Oleh karena itu, angka stok yang dilaporkan merupakan posisi pada waktu tertentu.

Pengelolaan stok yang dinamis ini sejalan dengan kebijakan Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan produksi petani dalam negeri. Pada tahun 2025, Bulog berhasil menyerap gabah petani setara 3 juta ton beras, dan untuk tahun 2026, target penyerapan ditingkatkan menjadi 4 juta ton beras.

Hingga 9 Agustus 2026, realisasi penyerapan gabah petani oleh Bulog telah mencapai 3,67 juta ton setara beras, mendekati target tahunan. Bulog optimistis target 4 juta ton akan tercapai lebih cepat, bahkan diprediksi melampaui target hingga akhir tahun 2026 mengingat masih berlangsungnya musim panen gadu di beberapa wilayah.

Prihasto menambahkan bahwa Bulog berkomitmen untuk menyerap setiap gabah petani yang memenuhi ketentuan secara optimal. Capaian 3,67 juta ton setara beras hingga awal Agustus menunjukkan keberhasilan penyerapan dalam negeri. Untuk mencapai target 4 juta ton, Bulog masih menyerap rata-rata 5 ribu ton beras per hari di bulan Agustus ini, dan potensi panen gadu dapat mendorong realisasi melampaui target hingga akhir tahun.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.