bytedaily
Minggu, 26 Juli 2026 - 23:26 WIB

Studi: Penggunaan Teknologi Berkontribusi pada Penurunan Jumlah Kata yang Diucapkan Manusia Tiap Hari

Redaksi 21 Juli 2026 9 views
Studi: Penggunaan Teknologi Berkontribusi pada Penurunan Jumlah Kata yang Diucapkan Manusia Tiap Hari
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sebuah studi terbaru mengindikasikan bahwa jumlah kata yang diucapkan seseorang setiap hari mengalami penurunan signifikan selama lebih dari satu dekade. Fenomena ini diduga kuat dipicu oleh meningkatnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Perspectives on Psychological Science pada Maret 2026 ini memperkirakan bahwa rata-rata jumlah kata yang diucapkan seseorang berkurang sekitar 338 kata per hari setiap tahunnya. Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara Matthias Mehl, seorang profesor psikologi di University of Arizona, dan Valeria Pfeifer, asisten profesor psikologi dan konseling di University of Missouri-Kansas City.

Awalnya, para peneliti bermaksud untuk mengulang studi Mehl pada tahun 2007 mengenai perbedaan jumlah kata yang diucapkan oleh laki-laki dan perempuan. Namun, analisis terhadap data dari sekitar 2.200 peserta yang berasal dari 22 studi berbeda justru mengungkap perubahan kebiasaan berbicara manusia yang tidak terduga.

Studi tahun 2007 memperkirakan bahwa seseorang mengucapkan rata-rata sekitar 15.900 kata per hari. Analisis terbaru, yang mencakup data dari 2005 hingga 2019, menunjukkan angka rata-rata sekitar 12.700 kata pada tahun 2019. Tren penurunan ini terlihat konsisten selama periode pengamatan.

Mehl menyatakan bahwa media sosial dan ponsel pintar kemungkinan menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap perubahan ini. Namun, ia menekankan bahwa penelitian ini belum dapat membuktikan teknologi sebagai satu-satunya penyebab berkurangnya percakapan verbal.

Lebih lanjut, studi menunjukkan bahwa kelompok usia di bawah 25 tahun mengalami penurunan jumlah kata yang lebih tajam, yaitu sekitar 452 kata per tahun, dibandingkan dengan kelompok usia 25 tahun ke atas yang mengalami penurunan sekitar 314 kata per tahun. Hal ini mengindikasikan adanya perubahan sosial yang lebih luas, termasuk berkurangnya percakapan ringan yang sebelumnya umum dilakukan.

Teknologi modern memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan tanpa perlu banyak interaksi verbal. Contohnya, mesin pembayaran mandiri, navigasi GPS, dan kios pemesanan mandiri dapat menggantikan interaksi dengan kasir, bertanya arah, atau meminta bantuan petugas. Mehl juga berpendapat bahwa komunikasi melalui pesan teks dan media sosial mungkin telah menggantikan sebagian percakapan verbal, meskipun jumlah total kata yang digunakan dalam semua saluran komunikasi belum tentu berkurang.

Meskipun demikian, Mehl menilai bahwa komunikasi tertulis tidak sepenuhnya dapat menggantikan aspek-aspek penting dari percakapan langsung, seperti kehadiran fisik, intonasi suara, dan spontanitas yang menjadi ciri khas komunikasi verbal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.