bytedaily - Melansir laporan dari tekno.sindonews.com, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyelesaikan tahap kedua dari proses spin-off perusahaan infrastruktur atau InfraCo. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Telkom dalam bisnis konektivitas grosir atau wholesale connectivity.
Setelah tahap pertama spin-off InfraCo yang efektif berlaku sejak Januari 2026, kini PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), sebagai perusahaan operasional Telkom, terus berupaya memantapkan diri sebagai penyedia infrastruktur digital wholesale yang independen, terpercaya, dan berfokus pada pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Dalam proses transformasi ini, InfraNexia dilaporkan terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang positif. Selain itu, perusahaan juga memperluas jalinan kolaborasi dengan pelanggan eksternal. Upaya peningkatan keunggulan operasional juga terus dilakukan melalui penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas layanan, serta implementasi model operasi yang lebih efisien.