bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Terduga Anggota ShinyHunters Ditahan di Yordania

Redaksi 07 Oktober 2026 11 views
Terduga Anggota ShinyHunters Ditahan di Yordania
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, otoritas Yordania menahan Saif al-Din Khader, yang diduga menjadi anggota kelompok peretas ShinyHunters. Kelompok itu mengaku telah meretas situs resmi FBI dan mencuri data sensitif milik badan investigasi Amerika Serikat tersebut.

Tiga sumber yang mengetahui perkara itu menyebut Khader ditahan pada Selasa (29/9). Ia dikenal menggunakan nama samaran Ray. Setelah ditangkap, Khader dilaporkan membantu FBI dan aparat penegak hukum di sejumlah negara melacak anggota ShinyHunters lainnya.

FBI tidak memberikan komentar khusus mengenai penahanan Khader. Namun, lembaga itu menyatakan penyelidikan terhadap insiden siber yang diduga melibatkan ShinyHunters masih berlangsung. FBI juga menyebut telah bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk menangkap beberapa orang yang diduga terlibat dan akan menggunakan berbagai sumber daya untuk membawa pihak yang bertanggung jawab ke proses hukum.

Salah satu sumber mengatakan Khader memperlihatkan perangkat elektronik dan komunikasi digitalnya kepada penyelidik. Kerja sama tersebut dinilai penting dalam upaya menemukan peretas lain dalam kelompok itu.

Identitas Khader dan dugaan keterkaitannya dengan ShinyHunters telah lama diketahui peneliti keamanan siber. Tahun sebelumnya, jurnalis independen Brian Krebs melaporkan bahwa Khader merupakan anggota penting Scattered Lapsus$ Hunters, kelompok yang menaungi sejumlah peretas, termasuk ShinyHunters. Krebs mengatakan pernah berbincang dengan Khader melalui Signal dan menyebut Khader mengaku telah lama meninggalkan pembobolan data serta pemerasan, lalu bekerja sama dengan penegak hukum.

Reuters melaporkan tanda-tanda aktivitas ShinyHunters terganggu muncul setelah kelompok itu mengumumkan pembobolan sistem FBI. Pada Selasa (29/9), kelompok tersebut tidak bisa lagi dihubungi melalui akun daring yang sebelumnya digunakan untuk berkomunikasi dengan wartawan. Situs mereka di dark web, yang digunakan untuk mengunggah ancaman terhadap AI, juga menghilang pada Rabu (30/9).

Direktur FBI Kash Patel sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan penangkapan lain setelah Pepijn van der Stap, yang juga diduga terlibat dalam ShinyHunters, ditahan di Belanda. Melalui akun resminya di X pada Rabu (30/9), Patel mengatakan FBI sedang menindaklanjuti petunjuk baru dan mempertimbangkan penangkapan lanjutan.

Pengelola alamat surel yang dikaitkan dengan ShinyHunters tidak menanggapi permintaan komentar. Sebelumnya, mereka menyatakan situs kelompok itu tidak aktif karena sabotase pesaing dan gangguan dari insiden lain. Dalam surel terbaru kepada Reuters, operator tersebut menunjukkan sikap yang lebih akomodatif; ShinyHunters disebut telah menyerah dalam kasus ini.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.