bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 01:41 WIB

Tesla Model S 2021 Mengalami Depresiasi Signifikan dalam Lima Tahun

Redaksi 26 Mei 2026 14 views
Tesla Model S 2021 Mengalami Depresiasi Signifikan dalam Lima Tahun
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Tesla Model S 2021, yang pernah menjadi tolok ukur mobil listrik performa tinggi, kini dilaporkan mengalami depresiasi nilai yang cukup besar. Model S Long Range Plus 4D yang diluncurkan dengan harga awal sekitar $70.620 dan varian tertinggi Model S Plaid seharga $141.190, diperkirakan mengalami penurunan nilai hingga 69% setelah lima tahun penggunaan. Penurunan nilai terbesar terjadi pada tiga tahun pertama kepemilikan.

Menurut data dari Car Edge, penurunan nilai ini sebagian besar dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi kendaraan, varian trim, dan jarak tempuh. Angka depresiasi ini serupa dengan perkiraan dari Kelly Blue Book (KBB). KBB memperkirakan nilai jual kembali untuk Tesla Model S 2021 berada di kisaran $34.000, dengan nilai tukar (trade-in) sekitar $33.200. Sementara itu, Model S Plaid 2021 memiliki nilai tukar sekitar $46.800 dan harga pembelian yang wajar di angka $50.300.

Depresiasi yang dialami oleh kendaraan listrik bekas, termasuk Model S, dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti hilangnya insentif pajak federal, penurunan harga model baru, dan perkembangan teknologi yang membuat model lama menjadi usang. Model S tidak sendirian dalam menghadapi tren ini, karena model lain seperti Model X, Audi e-tron, Mercedes-Benz EQS, dan Chevy Bolt juga mengalami hal serupa.

Meskipun mengalami depresiasi, Tesla Model S 2021 masih mendapatkan peringkat konsumen yang tinggi dari KBB, yaitu 4.7 dari 5 bintang, dengan 90% pembeli merekomendasikannya. Model ini mendapat skor nyaris sempurna dalam kategori performa, kenyamanan, gaya, dan keandalan.

Namun, berbeda dengan KBB, Consumer Reports menyatakan bahwa keandalan Model S 2021 tidak sebaik kendaraan listrik atau mobil lain yang dirilis pada tahun model yang sama. Hal ini mungkin terkait dengan 24 penarikan kembali (recall) yang dilakukan oleh NHTSA, meskipun sebagian besar masalah dapat diperbaiki melalui pembaruan perangkat lunak. Pemilik Model S telah melaporkan 174 keluhan kepada NHTSA, terutama terkait kantung udara, sabuk pengaman, kelistrikan, kemudi, dan sistem penggerak.

Produksi Tesla Model S dan Model X di pabrik Fremont berakhir pada Mei 2026. Meskipun demikian, Model S akan dikenang sebagai pelopor mobil listrik mewah dan berperforma tinggi.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.