bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:19 WIB

Thomas Sugiarto Oentoro Ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia

Redaksi 09 Oktober 2026 9 views
Thomas Sugiarto Oentoro Ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Thomas Sugiarto Oentoro ditetapkan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (8/10). Ia menggantikan Glenny H. Kairupan, yang kini melanjutkan tugas sebagai Komisaris Utama setelah menggantikan Fadjar Prasetyo.

Manajemen Garuda menyatakan pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat perbaikan kinerja perusahaan. Upaya itu berlangsung seiring dengan pertumbuhan pendapatan, pemulihan armada, dan berkurangnya kerugian. Perseroan juga menekankan pentingnya kesinambungan transformasi agar pemulihan bisnis diikuti penguatan kondisi keuangan dan operasional.

Thomas sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama Garuda sejak Oktober 2025. Ia juga pernah menjadi Komisaris Independen Garuda pada 2023–2024. Menurut manajemen, pengalamannya di posisi pengawasan dan pengurusan memberinya pemahaman mengenai proses pembenahan serta tantangan perusahaan.

Di luar Garuda, Thomas pernah menjabat Chief Risk Officer Indonesia Investment Authority pada 2024–2025, Vice President Mezzanine Capital Unit di OCBC, serta Managing Director di KV Asia Capital. Ia mengenyam pendidikan keuangan di NYU Stern School of Business dan meraih gelar MBA dari University of Chicago Booth School of Business di Amerika Serikat.

Dalam susunan baru, Alan McIntyre mengisi posisi Direktur Komersial. Ia memiliki pengalaman sebagai Executive Manager Strategy di Qantas Group dan Chief Customer and Commercial Officer di Jetstar. Garuda menyebut pengalaman tersebut dapat mendukung strategi jaringan, pengelolaan pendapatan, dan pengalaman pelanggan.

Eric Ferdinand Sofyal ditunjuk sebagai Direktur Operasi. Sebelumnya, ia menjabat Direktur Operasi Citilink dan menempati sejumlah posisi operasional di Garuda. Sementara itu, Dina Sandri Fani menjadi Direktur Human Capital & Corporate Service.

Jaan Albrecht dan Trey Urbahn ditunjuk sebagai Komisaris Independen. Jaan pernah menjadi CEO Saudia Airlines, Austrian Airlines, dan Star Alliance. Trey memiliki pengalaman sebagai penasihat dan pengawas di sejumlah perusahaan penerbangan, termasuk Spirit Airlines, Etihad Airways, dan TAP Air Portugal.

Manajemen menyatakan pengalaman profesional dari berbagai pasar diharapkan dapat memperkaya pertimbangan bisnis dan penerapan praktik industri yang sesuai dengan kebutuhan Garuda serta karakteristik pasar Indonesia.

Susunan direksi Garuda Indonesia terdiri atas Direktur Utama Thomas Sugiarto Oentoro; Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Balagopal Kunduvara; Direktur Operasi Eric Ferdinand Sofyal; Direktur Teknik Mukhtaris; Direktur Komersial Alan McIntyre; Direktur Human Capital & Corporate Service Dina Sandri Fani; serta Direktur Transformasi Neil Raymond Mills.

Adapun jajaran komisaris terdiri atas Komisaris Utama Glenny H. Kairupan, Komisaris Sugito Anjasmoro dan Chairal Tanjung, serta Komisaris Independen Mawardi Yahya, Jaan Albrecht, dan Trey Urbahn.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.