bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, gelandang asal Belanda Tijjani Reijnders mengungkap bahwa pertimbangan finansial menjadi faktor utama ia meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan klub Saudi Al Qadsiah pada bursa transfer musim panas 2026.
Reijnders menandatangani kontrak lima tahun dengan nilai transfer sekitar £52 juta atau setara Rp1,23 triliun, dan dilaporkan dapat memperoleh total £86 juta (sekitar Rp2,1 triliun) selama masa kontrak tersebut.
Pemain berusia 28 tahun menyatakan bahwa kesepakatan ini memungkinkan ia menjamin keamanan keuangan keluarganya hingga masa pensiun, bahkan menyebutkan bahwa pendapatan tersebut dapat memberi jaminan finansial bagi anak dan cucunya.
Sebelumnya, Reijnders pernah menyebut ambisi Al Qadsiah untuk menjadi klub terbesar di Asia sebagai motivasi bergabung, serta keinginannya membantu klub meraih trofi bersama rekan-rekan.
Setelah satu bulan bergabung, Reijnders telah mencetak tiga gol dalam lima laga Saudi Pro League, sementara Al Qadsiah berada di posisi keempat klasemen dan turut berkompetisi di AFC Champions League.
Klub tersebut belum memiliki banyak nama besar, namun memperkuat skuad dengan pemain berpengalaman dari Eropa seperti Nacho Fernández dan Mateo Retegui. Dengan kontrak lima tahun, Reijnders kini menargetkan kesuksesan bersama tim sekaligus memastikan stabilitas finansial bagi keluarganya di masa depan.