bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, tim beregu putri badminton Indonesia memperoleh medali perunggu pada Asian Games 2026 setelah terhenti di semifinal.
Dalam pertandingan semifinal, Indonesia kalah 0-3 melawan tim China. Putri Kusuma Wardani tersingkir setelah dikalahkan Wang Zhi Yi, sementara pasangan Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum juga kalah dari duo Liu Sheng Shu dan Tan Ning. Pada laga perebutan peringkat ketiga, Mutiara Ayu Puspitasari tidak berhasil mengalahkan Chen Yu Fei, sehingga Indonesia harus puas dengan medali perunggu.
Medali perunggu ini menjadi medali perunggu kedelapan yang diraih Indonesia pada Asian Games 2026. Sebelumnya, medali perunggu juga diperoleh dari cabang teqball, soft tennis, dan mixed martial arts, serta dua medali perunggu dari karate dan wushu. Satu medali perak datang dari Sumaya di kategori tunggal putri teqball.
Sampai dengan Rabu (23/9) pukul 10.51 WIB, Indonesia berada di peringkat ke-20 klasemen medali dengan total satu perak dan delapan perunggu, tanpa emas. Peringkat teratas dipegang China (36 emas, 13 perak, 9 perunggu), diikuti Jepang (11 emas, 17 perak, 20 perunggu), Korea Selatan (6 emas, 5 perak, 18 perunggu), Kazakhstan (6 emas, 3 perak, 5 perunggu), dan Thailand (4 emas, 1 perak, 1 perunggu).