bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tim Badminton Indonesia Target Pulihkan Rekor di Asian Games 2026

Redaksi 15 September 2026 6 views
Tim Badminton Indonesia Target Pulihkan Rekor di Asian Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Tim Badminton Indonesia bertekad menghapus catatan kurang baik yang tercatat pada Asian Games 2022 di Hangzhou, di mana tim nasional belum berhasil meraih medali untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Menurut pernyataan tertulis PBSI yang disampaikan oleh pemain ganda putra Leo Rolly Carnando pada Senin (14/9), kegagalan tersebut dijadikan pelajaran untuk memperbaiki kesalahan dan tidak mengulangnya kembali. Ia menambahkan bahwa tim akan tampil lebih berani pada Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Nagoya.

Daniel Marthin, pemain ganda putra, mengungkapkan bahwa kemenangan melawan pasangan nomor satu dunia Kim Won Ho dan Seo Seung Jae pada babak pertama China Masters menjadi penyemangat tambahan. Ia juga menekankan pentingnya tetap waspada terhadap kompetitor lain demi meraih podium tertinggi.

Dalam wawancara terpisah, Daniel menyatakan bahwa latihan yang dilakukan di Indonesia berjalan baik, dengan suasana tim yang semakin solid. Ia berharap performa tim terus meningkat dari hari ke hari.

Pelatih tunggal putri, Imam Tohari, menekankan fokus pada peningkatan intensitas latihan menjelang pertandingan utama. Ia menilai kondisi pemain tunggal putri pada hari pertama sudah baik, sehingga intensitas latihan sedikit ditingkatkan untuk memperbaiki performa pada hari‑hari berikutnya.

Imam menambahkan bahwa program latihan meliputi penguasaan pukulan dan pergerakan di lapangan dengan kecepatan sedang, agar pemain terbiasa dan siap menghadapi kompetisi.

Jadwal pertandingan badminton Asian Games 2026 akan dilaksanakan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada 20‑29 September 2026. Indonesia menyiapkan total 20 atlet untuk cabang ini, terbagi merata antara 10 atlet putra dan 10 atlet putri.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.