bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Tim Nasional Indonesia U-20 hampir harus mengubah rute kepulangan setelah menyelesaikan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Setelah memastikan lolos ke turnamen, rombongan kembali ke Indonesia pada Selasa (8/9) sore WIB setelah terbang dari Laos.
Kepulangan mereka terjadi bersamaan dengan status siaga yang diterapkan pemerintah terkait erupsi gunung berapi tersebut. Delapan bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno‑Hatta yang direncanakan menjadi tempat pendaratan, sempat ditutup karena abu vulkanik, namun pada pagi hari Selasa semua bandara tersebut dinyatakan bebas kontaminasi abu.
Pelatih tim, Nova Arianto, menjelaskan bahwa tidak ada rencana memperpanjang masa tinggal di Laos meski terjadi erupsi. Tim sempat menyiapkan alternatif pendaratan di bandara Yogyakarta atau Surabaya bila Soekarno‑Hatta tetap ditutup.
"Jika harus memperpanjang tidak ada. Dari awal PSSI merencanakan kami datang hari ini, dan saya bersyukur situasinya sudah membaik sehingga kami dapat mendarat di Jakarta," ujar Nova. Ia menambahkan bahwa Yogyakarta dan Surabaya menjadi opsi cadangan, namun akhirnya tim dapat kembali melalui Jakarta.