bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Timnas Voli Putri Indonesia akan memulai perjuangannya pada Asian Games 2026 melawan Nepal di Park Arena Komaki, Aichi, Jepang pada Kamis, 17 September.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella, yang turut berada dalam rombongan tim, menyampaikan bahwa para pemain, termasuk Ersandrina Devega, tampak optimis menjelang pertandingan pertama.
Loudry menegaskan tidak ada pemain yang mengalami cedera menjelang laga, yang menjadi sinyal positif bagi Indonesia untuk mengincar poin penuh sebelum bertemu Jepang pada pertandingan berikutnya.
"Semua pemain putri dalam kondisi siap bertanding besok. Tidak ada yang cedera dan yang paling penting adalah suasana di dalam tim begitu baik," ujar Loudry kepada CNNIndonesia.com pada Rabu, 16 September.
Rombongan Timnas Voli Putri Indonesia telah tiba di Jepang sejak Selasa, 15 September, dan telah menjalani proses adaptasi selama kurang lebih dua hari menjelang pertandingan pada Kamis, 17 September.
Kemenangan melawan Nepal dianggap penting karena pertandingan selanjutnya melawan Jepang, tuan rumah sekaligus salah satu unggulan voli putri Asian Games 2026, dijadwalkan pada Jumat, 18 September.
Mengingat jeda waktu yang singkat, aspek non‑teknis seperti akomodasi dan pola makan menjadi fokus. Loudry memastikan PBVSI terus memantau pemenuhan gizi atlet selama berada di Jepang.
"Selama dua hari ini makan mereka bagus. Hotel juga bagus. Walaupun cuaca di sini selalu mendung dan gerimis, sejauh ini kondisi baik-baik saja," tambahnya.