bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Lionel Messi berisiko menerima sanksi dari Major League Soccer (MLS) akibat tindakan menampar lawan yang berujung pada adu jidat. Insiden tersebut terjadi saat Messi membela Inter Miami dalam pertandingan tandang melawan Philadelphia Union di Stadion Subaru Park pada Kamis (20/8) waktu Indonesia.
Meskipun Messi tampil impresif dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist, aksinya dengan pemain lawan, Quinn Sullivan, menjadi sorotan. Rekaman video yang viral menunjukkan Messi dan Sullivan terlibat adu argumen, yang kemudian diikuti oleh Messi menampar bagian belakang kepala Sullivan. Sullivan bereaksi dengan mendatangi Messi, dan keduanya sempat beradu jidat sebelum dipisahkan.
Menurut jurnalis Deporte Total, Jose Armando Rodriguez, tindakan fisik tersebut dapat berakibat pada sanksi larangan bermain satu kali di MLS serta denda bagi Messi. Sementara itu, Bolavip memberitakan bahwa Komite Disiplin MLS akan meninjau insiden tamparan tersebut. Jika Messi dijatuhi skorsing, ia kemungkinan akan absen dalam pertandingan akhir pekan.
Ini bukan kali pertama Messi terlibat dalam insiden serupa. Sebelumnya, ia pernah mendapat larangan bermain untuk Barcelona setelah memukul Asier Villalibre dari Athletic Club pada Supercopa 2021. Messi juga pernah terlibat konfrontasi dengan Gary Medel dari Chile pada Copa America 2019, yang berujung pada larangan bermain satu kali dan perpanjangan skorsing tiga bulan dari pertandingan internasional akibat komentarnya terhadap CONMEBOL.