bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, rantai toko permen ikonik Lammes Candies akan menutup seluruh lokasi ritelnya setelah beroperasi selama 141 tahun. Keputusan ini diambil akibat perubahan kondisi pasar dan isu keberlanjutan jangka panjang yang dihadapi perusahaan.
Pendiri toko permen yang berbasis di Austin, Texas, ini didirikan pada tahun 1885. Pengumuman penutupan gerai pertama di Round Rock, Texas, dilakukan pada 24 April lalu, seperti dilaporkan oleh My San Antonio. Gerai terakhir yang akan ditutup berlokasi di 5330 Airport Blvd. di Austin, yang juga mencakup fasilitas manufaktur perusahaan.
Co-owner Lana Schmidt menyatakan bahwa tanggal pasti penutupan gerai di Austin belum ditentukan. Enam tahun lalu, Lammes Candies masih mengoperasikan tujuh lokasi di Texas Hill Country, menurut situs web mereka.
Industri ritel permen secara umum menghadapi berbagai tantangan ekonomi tahun ini, termasuk dampak kenaikan harga kakao, biaya tenaga kerja yang meningkat, dan penurunan belanja konsumen untuk barang-barang non-esensial. Inflasi dan kenaikan suku bunga turut memperbesar biaya operasional dan mendorong konsumen untuk lebih berhemat.
Tracey Allen, seorang ahli strategi komoditas pertanian di J.P. Morgan, menjelaskan bahwa harga kakao mencapai puncaknya pada kuartal keempat 2025 dan masih bertahan tinggi. "Lonjakan harga kakao tahun lalu telah menimbulkan konsekuensi. Ini mencerminkan peningkatan historis dalam biaya operasional dan penurunan ketersediaan biji kakao, yang melemahkan permintaan industri di tengah kondisi di mana supermarket dan pengecer seringkali memiliki keterbatasan dalam meneruskan kenaikan harga kepada konsumen," ujar Allen.
Masalah finansial ini mendorong sejumlah perusahaan permen untuk mempertimbangkan kelangsungan bisnis mereka, bahkan ada yang memutuskan untuk menghentikan operasi.
Lammes Candies awalnya menjual es krim dan 'gem', sejenis hidangan penutup buah beku yang terbuat dari susu murni. Namun, penjatahan gula selama Perang Dunia II menyebabkan penghentian penjualan es krim dan 'gem'. Setelah perang, produk tersebut kembali dijual, tetapi popularitasnya menurun. Pada tahun 1965, Lammes menghentikan produksi kedua item tersebut dan mulai fokus pada permen.
Produk paling terkenal dari Lammes Candies adalah Texas Chewy Pecan Pralines, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1892. Produk ini merupakan penjualan terlaris perusahaan, dengan produksi mencapai 2.000 pon setiap hari. Selain itu, Lammes juga memproduksi Longhorns (pecan, karamel, dan cokelat), Choco'Adillos (karamel, almond, dan cokelat), Cashew Critters (karamel, kacang mete, dan cokelat), serta berbagai permen lainnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh My San Antonio, perusahaan menyatakan, "Ini bukanlah keputusan yang mudah. Lammes Candies lebih dari sekadar bisnis; ini adalah warisan keluarga yang membentang lintas generasi. Kami sangat berterima kasih kepada karyawan, pelanggan, dan komunitas atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan selama 141 tahun terakhir.".
Meskipun menutup semua gerai ritelnya, Lammes Candies akan tetap melanjutkan penjualan secara online untuk jangka waktu yang belum ditentukan, selama persediaan masih ada. Perusahaan akan melakukan penghentian operasi secara teratur, termasuk memenuhi pesanan yang tersisa dan mendukung karyawan selama proses pemutusan hubungan kerja.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.