bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Transaksi Kripto RI Naik pada Agustus 2026, Investor Diingatkan Pahami Risiko

Redaksi 15 Oktober 2026 1 views
Transaksi Kripto RI Naik pada Agustus 2026, Investor Diingatkan Pahami Risiko
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada Agustus 2026 mencapai Rp23,16 triliun, naik 12,87 persen dari Rp20,52 triliun pada bulan sebelumnya. Jumlah akun konsumen aset keuangan digital juga bertambah menjadi 23,21 juta.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah akun konsumen pada pedagang aset keuangan digital meningkat 1,23 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 22,93 juta. Kenaikan tersebut berlangsung di tengah bertambahnya pilihan instrumen investasi digital.

Produk aset digital yang tersedia mencakup perdagangan kripto di pasar spot, staking, kontrak berjangka atau futures, serta tokenisasi aset global. Masing-masing memiliki mekanisme dan tingkat risiko yang berbeda.

Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn mengatakan, pertumbuhan jumlah konsumen perlu disertai pemahaman terhadap karakteristik produk. Menurutnya, banyaknya pilihan tidak berarti setiap instrumen sesuai bagi seluruh investor.

Bittime, pedagang aset keuangan digital yang terdaftar dan diawasi OJK, menyediakan layanan spot, staking, dan futures. Perusahaan itu juga menawarkan Tokenized US Stocks, yakni instrumen token digital yang memberikan eksposur terhadap saham Amerika Serikat.

Dalam perdagangan spot, pengguna dapat membeli atau menjual aset kripto secara langsung. Staking memungkinkan pengguna memperoleh imbal hasil berdasarkan ketentuan program, sedangkan futures menyediakan pilihan posisi long maupun short terhadap pergerakan harga aset.

Ryan mengingatkan pengguna agar mempertimbangkan tujuan keuangan, pengetahuan, dan toleransi risiko sebelum bertransaksi, serta memahami cara kerja produk yang dipilih. Untuk produk tokenisasi, hal yang perlu dipahami antara lain aset acuan, struktur token, hak pemegang token, serta risiko dari penerbit dan pasar.

Bittime menyediakan 32 pilihan Tokenized US Stocks. Produk tersebut menawarkan eksposur terhadap saham Amerika Serikat melalui token digital, dengan struktur dan ketentuan yang berbeda dari kepemilikan saham secara langsung. Perkembangan produk tokenisasi di Bittime, menurut laporan tersebut, tidak mencerminkan keseluruhan pasar aset digital Indonesia.

Ryan juga mengingatkan bahwa perdagangan aset kripto memiliki risiko volatilitas harga.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.