bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Trump Peringatkan FIFA: Mengganti Infantino Akan Jadi Kesalahan Fatal

Redaksi 12 Agustus 2026 7 views
Trump Peringatkan FIFA: Mengganti Infantino Akan Jadi Kesalahan Fatal
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada FIFA, menyatakan bahwa mengganti Gianni Infantino dari posisi Presiden FIFA akan menjadi sebuah kesalahan fatal.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap Infantino, terutama setelah kontroversi terkait rencana penjualan saham Piala Dunia. Konfederasi seperti UEFA, CONCACAF, dan AFC dilaporkan menjadi pihak yang paling menentang Infantino, bahkan mendesaknya untuk mundur dari jabatannya.

Trump menyampaikan pandangannya melalui media sosial, menekankan potensi kerugian bagi FIFA jika melakukan langkah yang salah. "FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti presiden Gianni Infantino," tulis Trump di platform Truth Social.

Lebih lanjut, Trump melontarkan pujian terhadap Infantino, menganggapnya berhasil dalam memimpin penyelenggaraan Piala Dunia 2026. "Dia sosok yang luar biasa; dia baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, bahkan empat kali lipat lebih sukses, yang pernah diselenggarakan," ujar Trump. Ia menambahkan, "Jika dia pergi, ajang ini tidak akan pernah lagi sesukses atau semenguntungkan itu!"

Hubungan dekat antara Infantino dan Trump, khususnya terkait proyek Piala Dunia 2026, telah menjadi sorotan. Isu ini bahkan sempat menyeret nama Infantino ketika terjadi kontroversi kartu merah terhadap penyerang timnas AS, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026, yang dikaitkan dengan negosiasi antara Infantino dan Trump.

Tekanan dari UEFA, CONCACAF, dan AFC tidak hanya berhenti pada desakan mundur, tetapi juga mencakup ancaman untuk menggelar kompetisi tandingan. Selain itu, Infantino juga diminta untuk tidak kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan pada Maret 2027.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.