bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 13:36 WIB

Trump Tunda Perintah Eksekutif Keamanan AI, Sebut Bahasa 'Bisa Menjadi Penghalang'

Redaksi 22 Mei 2026 11 views
Trump Tunda Perintah Eksekutif Keamanan AI, Sebut Bahasa 'Bisa Menjadi Penghalang'
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda penandatanganan perintah eksekutif yang akan memungkinkan pemerintah mengevaluasi model kecerdasan buatan (AI) sebelum dirilis. Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap bahasa dalam perintah tersebut, dengan alasan khawatir hal itu dapat menghambat kemajuan teknologi Amerika Serikat.

Menurut laporan, alasan penundaan yang tidak resmi adalah karena tidak cukup CEO perusahaan teknologi yang dapat hadir di Washington, D.C. dalam waktu singkat, mengingat pentingnya sesi foto dalam acara penandatanganan perintah eksekutif.

Perintah eksekutif yang diantisipasi ini akan menugaskan Kantor Direktur Siber Nasional dan badan-badan lain untuk mengembangkan proses evaluasi keamanan model AI sebelum diluncurkan. Langkah ini diambil sebagian sebagai respons terhadap kekhawatiran yang muncul dari perilisan model seperti Mythos dari Anthropic dan GPT-5.5 Cyber dari OpenAI, yang dikabarkan mampu dengan cepat menemukan dan mengeksploitasi kerentanan keamanan.

Salah satu poin krusial dalam draf perintah eksekutif tersebut, menurut CNN, adalah usulan persyaratan bagi perusahaan AI untuk membagikan model canggih mereka kepada pemerintah antara 14 hingga 90 hari sebelum peluncuran. Trump menyatakan kekhawatirannya bahwa bahasa dalam perintah eksekutif yang ada saat ini "bisa menjadi penghalang".


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.