bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, UEFA mengumumkan rencana perubahan signifikan pada sistem kualifikasi Piala Dunia dan Piala Eropa dengan mengadopsi format yang menyerupai Liga Champions bagi tim nasional.
Menurut informasi tersebut, dalam skema baru setiap tim nasional tidak akan bertemu semua lawan secara langsung. Setiap negara hanya akan menjalani enam pertandingan, tiga di kandang dan tiga di luar, melawan tim dengan tingkat kekuatan yang beragam, yang dipilih melalui undian berbasiskan pot unggulan.
UEFA menyatakan bahwa sistem kualifikasi yang ada saat ini mulai kehilangan daya tarik karena dianggap kurang kompetitif dan minim laga menarik bagi penonton. Dengan mengadaptasi fase liga di Liga Champions, diharapkan klasemen menjadi lebih dinamis berkat perbedaan selisih gol atau poin yang tipis.
Selain meningkatkan intensitas persaingan, perubahan ini juga dipandang dapat memperluas peluang siaran, mengingat lebih banyak pertandingan dengan nilai kompetitif tinggi dapat menarik minat penonton yang lebih luas.
Rencana tersebut muncul di tengah persaingan pengaruh antara UEFA dan FIFA, dimana UEFA berupaya memperkuat posisinya melalui konsep “Liga Champions tim nasional”. Seperti yang dikutip oleh Diario AS, Liga Champions menjadi sumber pendapatan utama UEFA, dan kini organisasi tersebut bersiap menciptakan sumber pendapatan utama lainnya melalui format baru ini.