bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pembalap muda Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, tidak berhasil mengumpulkan poin pada dua balapan Moto3 beruntun pada musim 2026, berakhir pada posisi ke-18 di ajang San Marino yang diselenggarakan di Sirkuit Misano pada Minggu (13/9).
Menurut informasi dari cnnindonesia.com, pada balapan kedua di San Marino Veda Ega menunjukkan penurunan performa. Ia memulai perlombaan dari grid ke-15, posisi yang secara teoritis memberi peluang untuk masuk zona poin.
Selama perlombaan, pembalap berusia 17 tahun tersebut sempat berada di posisi ke-14 pada pertengahan balapan, namun pada lap ke-12 ia turun ke posisi ke-19 dan akhirnya menutup balapan di posisi ke-18.
Ini menjadi kali kedua Veda Ega tidak mencatatkan poin secara berurutan dalam satu musim; sebelumnya ia finis ke-20 pada Moto3 Aragon 2026.
Sepanjang musim ini, Veda belum pernah mengalami kegagalan mengumpulkan poin dalam dua balapan berturut‑turut sebelum San Marino. Sebelumnya, setelah mengalami kecelakaan di Moto3 Amerika, ia berhasil meraih posisi kelima di Spanyol, posisi ke-16 di Hungaria, dan kembali menempati posisi kelima di Ceko. Ia gagal menyelesaikan balapan di Belanda, namun kembali masuk poin dengan posisi kedelapan di Jerman.
Menurut catatan cnnindonesia.com, Veda Ega dikenal sebagai pembalap yang mudah beradaptasi, terutama pada sirkuit Aragon dan Misano yang telah ia kenal sejak berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup serta FIM JuniorGP World Championship.