bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 13:35 WIB

Waymo Hentikan Layanan di Atlanta Akibat Robotaxi Terjebak Banjir

Redaksi 22 Mei 2026 10 views
Waymo Hentikan Layanan di Atlanta Akibat Robotaxi Terjebak Banjir
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Waymo telah menghentikan sementara layanannya di dua kota karena robotaxi mereka mengalami kesulitan menghadapi hujan deras dan jalanan yang tergenang banjir. Masalah ini sebelumnya telah mendorong perusahaan untuk melakukan penarikan kembali perangkat lunak minggu lalu.

Salah satu robotaxi Waymo terlihat melintasi jalanan yang tergenang banjir di Atlanta, Georgia, pada hari Rabu sebelum akhirnya terjebak selama kurang lebih satu jam, menurut laporan media lokal. Kendaraan tersebut berhasil dievakuasi dan dipindahkan dari lokasi kejadian, demikian konfirmasi Waymo kepada TechCrunch. Waymo menyatakan bahwa mereka menghentikan layanan di kota tersebut, sama seperti yang dilakukan di San Antonio, Texas, sembari mencari solusi.

"Keselamatan adalah prioritas utama Waymo, baik bagi penumpang kami maupun semua pihak yang kami ajak berbagi jalan. Selama periode hujan lebat kemarin di Atlanta, sebuah kendaraan Waymo yang tidak berpenumpang menghadapi jalanan yang tergenang banjir dan berhenti," ujar perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Waymo mengakui bahwa mereka belum menyelesaikan pengembangan "solusi akhir" untuk menghindari area banjir ketika mengeluarkan penarikan perangkat lunak minggu lalu. Alih-alih, perusahaan menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan pembaruan ke armada yang memberlakukan "pembatasan pada waktu dan lokasi di mana terdapat risiko tinggi untuk menghadapi jalan raya yang tergenang banjir dan berkecepatan tinggi," menurut dokumen yang dirilis oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Namun, bahkan tindakan pencegahan tersebut ternyata belum cukup untuk menghentikan robotaxi Waymo memasuki persimpangan yang tergenang banjir di Atlanta. Waymo mengatakan kepada TechCrunch pada hari Kamis bahwa badai di Atlanta menghasilkan curah hujan yang sangat tinggi sehingga banjir terjadi sebelum National Weather Service mengeluarkan peringatan, pantauan, atau saran banjir bandang. Perusahaan menyatakan bahwa peringatan tersebut merupakan bagian dari serangkaian sinyal yang lebih besar yang mereka andalkan untuk mempersiapkan kendaraan menghadapi cuaca buruk.

Ini bukan pertama kalinya Waymo menghadapi kesulitan dalam mengatasi perilaku bermasalah pada robotaxi mereka. Ketika orang mulai menyadari robotaxi Waymo melewati bus sekolah yang berhenti secara ilegal tahun lalu, perusahaan mengirimkan perbaikan yang seharusnya mengatasi masalah tersebut – namun armada mereka terus melakukan manuver ilegal di sekitar bus sekolah.

Perilaku Waymo terkait bus sekolah menjadi pusat dari salah satu dari dua rangkaian investigasi aktif terhadap perusahaan tersebut. Baik NHTSA maupun National Transportation Safety Board (NTSB) sedang menyelidiki masalah ini. Waymo telah menyerahkan sejumlah dokumen kepada NHTSA, yang semuanya telah disunting untuk publik. Pada tanggal 15 Mei, NHTSA mengirimkan permintaan dokumen kedua kepada Waymo karena tanggapan awal perusahaan "mengharuskan [NHTSA] menerima data dan informasi lebih lanjut."

Rangkaian investigasi lain dari NHTSA dan NTSB terkait insiden pada 23 Januari di mana robotaxi Waymo menabrak seorang anak di Santa Monica, California. Waymo menyatakan bahwa robotaxi mereka melambat hingga sekitar enam mil per jam sebelum menabrak anak tersebut dan bahwa anak itu menderita luka ringan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.