bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 12:21 WIB

Waymo Hentikan Layanan Robotaxi di Lima Kota AS Akibat Masalah Perangkat Lunak

Redaksi 23 Mei 2026 13 views
Waymo Hentikan Layanan Robotaxi di Lima Kota AS Akibat Masalah Perangkat Lunak
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Waymo, perusahaan mobil swakemudi, telah menghentikan sementara layanan robotaxi-nya di lima kota di Amerika Serikat menyusul masalah perangkat lunak yang menyebabkan beberapa kendaraan memasuki jalan yang tergenang air dan terjebak.

Perusahaan asal AS ini baru-baru ini melakukan penarikan kembali (recall) ribuan robotaxi setelah insiden pada 20 April di San Antonio, Texas, di mana sebuah kendaraan Waymo tanpa penumpang memasuki jalan banjir dan terseret ke dalam sungai.

Menyusul insiden serupa di Atlanta, Georgia, seorang juru bicara Waymo menyatakan bahwa penghentian sementara telah diperluas ke lima kota – empat di Texas dan Atlanta – "demi kehati-hatian yang berlebihan".

Perusahaan tersebut juga menginformasikan kepada Reuters bahwa mereka telah menangguhkan layanan di jalan bebas hambatan AS sembari berupaya meningkatkan performa kendaraan di zona konstruksi.

Waymo, yang berencana mengoperasikan layanan robotaxi di London akhir tahun ini, menekankan kepada BBC bahwa keselamatan adalah "prioritas tertinggi mereka".

"Kami terus memantau prakiraan cuaca, peringatan, dan kondisi cuaca secara langsung, dan kami akan segera melanjutkan layanan kepada penumpang," ujar juru bicara tersebut.

Masalah perangkat lunak, yang dapat menyebabkan kendaraan "melambat lalu memasuki genangan air di jalan berkecepatan tinggi", diidentifikasi dalam surat yang dipublikasikan di situs web National Highway Traffic Safety Administration awal bulan ini.

Sebagai tanggapan, Waymo secara sukarela menarik kembali hampir 3.800 robotaxi yang menggunakan sistem penggerak otomatis generasi kelima dan keenam perusahaan, serta menyatakan sedang mengerjakan "pengamanan perangkat lunak tambahan".

Pada Rabu, sebuah robotaxi Waymo yang tidak berpenumpang dilaporkan terjebak di genangan air di sebuah jalan di Atlanta.

Sementara itu, perusahaan telah menarik sementara layanannya di jalan bebas hambatan di San Francisco, Los Angeles, Phoenix, dan Miami, serta menyatakan sedang mengevaluasi performa mobilnya di zona konstruksi.

Dalam pernyataan yang diberikan kepada Reuters, perusahaan tersebut memperkirakan akan segera melanjutkan rute-rute tersebut.

Waymo dimiliki oleh Alphabet, perusahaan induk Google, dan mengklaim menyediakan lebih dari 500.000 perjalanan per minggu di berbagai kota di AS, termasuk San Francisco, Austin, dan Miami.

Selama setahun terakhir, beberapa insiden yang melibatkan mobil tanpa pengemudi telah menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanannya.

Pada Desember 2025, pemadaman listrik besar di San Francisco menyebabkan taksi Waymo berhenti berfungsi di seluruh kota, menimbulkan gangguan yang signifikan.

Dan pada bulan April, gangguan massal pada robotaxi Apollo Go di kota Wuhan, Tiongkok, menyebabkan setidaknya seratus mobil swakemudi berhenti di tengah lalu lintas.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.