bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

X Hentikan Program Bagi Hasil Pendapatan Iklan Kreator, Beralih ke Model Berbasis Langganan Premium

Redaksi 10 Agustus 2026 8 views
X Hentikan Program Bagi Hasil Pendapatan Iklan Kreator, Beralih ke Model Berbasis Langganan Premium
Ilustrasi visual (Sumber referensi: storyboard18.com)

bytedaily - Melansir laporan dari storyboard18.com, platform media sosial X akan menghentikan program bagi hasil pendapatan iklan bagi para kreatornya mulai bulan depan. Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam strategi monetisasi platform tersebut.

X telah menginformasikan kepada para kreator bahwa program Bagi Hasil Pendapatan Iklan (Ads Revenue Sharing) akan berakhir pada 1 September 2026. Setelah tanggal tersebut, pendapatan yang dihasilkan melalui sistem yang ada tidak akan lagi berlaku. Kebijakan ini diperkirakan akan berdampak pada ribuan kreator yang selama ini mengandalkan program tersebut untuk mendapatkan penghasilan dari konten yang mereka unggah di platform.

Sebelumnya, X meluncurkan inisiatif bagi hasil pendapatan iklan pada tahun 2023 sebagai upaya untuk menarik kreator dan bersaing dengan platform lain seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Dalam program tersebut, kreator yang memenuhi syarat berhak menerima sebagian dari pendapatan iklan yang dihasilkan dari iklan yang ditampilkan dalam balasan postingan mereka.

Namun, sistem ini kerap menuai kritik karena dinilai lebih menghargai volume interaksi dibandingkan kualitas konten. Beberapa pengguna bahkan dituduh memposting konten sensasional, memecah belah, atau bernilai rendah yang dirancang untuk memicu interaksi dan meningkatkan pembayaran.

Kini, X mengalihkan fokusnya ke model yang berbeda. Alih-alih mengandalkan pendapatan iklan yang dihasilkan di sekitar postingan, penghasilan kreator akan semakin dikaitkan dengan interaksi dari pelanggan X Premium.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media storyboard18.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.