bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Xavi Hernandez secara resmi telah diumumkan sebagai pelatih baru tim nasional Belanda, menggantikan posisi Ronald Koeman. Penunjukan ini menandai sejarah baru bagi timnas Belanda karena Xavi menjadi pelatih asing pertama yang menukangi 'De Oranje' setelah 48 tahun.
Legenda sepak bola Barcelona tersebut dilaporkan telah menyetujui kontrak dengan federasi sepak bola Belanda (KNVB) yang akan berlaku hingga gelaran Piala Dunia 2030. Langkah ini diharapkan dapat membantu Belanda dalam membangun tim dengan filosofi permainan menyerang yang mengutamakan penguasaan bola.
Sebelumnya, pelatih asing terakhir yang pernah memimpin timnas Belanda adalah Ernst Happel dari Austria, yang menangani tim tersebut hingga Piala Dunia 1978. Xavi sendiri mengungkapkan adanya kedekatan emosional dengan sepak bola Belanda, mengingat ia tumbuh di akademi Barcelona di bawah pengaruh besar tokoh seperti Johan Cruyff dan Rinus Michels.
"Sebagai seseorang yang dididik di akademi FC Barcelona, dengan pengaruh kuat dari, antara lain, Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dibilang, saya adalah putra sepak bola Belanda," ujar Xavi, seperti dikutip dari laman KNVB.
Pria asal Spanyol ini juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard sebagai figur penting yang turut membentuk kariernya. Louis van Gaal bahkan memberinya kesempatan debut di tim utama Barcelona pada tahun 1998.
Sebagai pemain, Xavi diakui sebagai salah satu gelandang terbaik di generasinya. Ia menghabiskan 17 tahun membela Barcelona, meraih delapan gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions. Prestasi internasionalnya bersama timnas Spanyol termasuk kemenangan di Piala Dunia 2010 serta dua gelar Piala Eropa pada 2008 dan 2012.
Namun, rekam jejak Xavi sebagai pelatih masih terbilang baru. Ia pernah meraih kesuksesan bersama klub Al Sadd di Qatar. Meski demikian, karier kepelatihannya di Barcelona berakhir pada Mei 2024, meskipun ia berhasil membawa klub tersebut menjuarai La Liga dan Super Spanyol pada tahun 2023. Setelah sempat menganggur selama dua tahun, Xavi akhirnya menerima tawaran untuk melatih timnas Belanda.