bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:31 WIB

XLSmart Luncurkan ByeByeBox untuk Pengolahan E‑Waste di ITB

Redaksi 15 September 2026 10 views
XLSmart Luncurkan ByeByeBox untuk Pengolahan E‑Waste di ITB
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, XLSmart menyoroti bahwa banyak ponsel dan perangkat elektronik bekas berakhir tersimpan meski masih mengandung material yang dapat dimanfaatkan, sehingga perusahaan menginisiasi gerakan pengolahan e‑waste dengan meluncurkan mesin pengumpul ByeByeBox.

Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyebut bahwa siklus pergantian perangkat di Indonesia berlangsung cepat, dengan rata‑rata pengguna mengganti handphone setiap dua hingga tiga tahun.

Ia menambahkan bahwa sebagian ponsel lama masih beredar di pasar sekunder, namun ada pula perangkat yang tidak lagi memiliki nilai jual memadai dan berakhir mengendap bersama barang elektronik lain seperti charger, tablet, dan keyboard.

Menurut Merza, kondisi tersebut mendorong XLSmart mencari cara agar perangkat yang tidak terpakai tidak hanya menjadi tumpukan, mengingat banyak komponen di dalamnya masih mengandung material bernilai yang dapat dipulihkan.

XLSmart kemudian menggandeng REMIND dan memperkenalkan ByeByeBox, sebuah mesin pengumpulan limbah elektronik yang sementara ditempatkan di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) dari 14 hingga 28 September 2026, serta akan berkeliling ke berbagai event dan kampus lain di Indonesia.

Dalam fase awal hingga November 2026, XLSmart dan REMIND menargetkan mengumpulkan sekitar 600 kilogram limbah elektronik melalui mesin tersebut.

Pengguna dapat memasukkan perangkat elektronik kecil yang tidak terpakai ke dalam ByeByeBox; perangkat akan dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi kecerdasan buatan (AI), kemudian ditimbang secara otomatis dan tercatat dalam sistem REMIND.

Limbah yang terkumpul selanjutnya diproses untuk memulihkan material bernilai, yang dipisahkan dan dikembalikan ke siklus pemanfaatan sesuai pendekatan ekonomi sirkular.

Merza menegaskan bahwa tidak semua perangkat harus dihancurkan; tim teknik ITB akan menilai apakah perangkat dapat diperbaiki, ditingkatkan, atau direkondisi agar kembali berfungsi.

Pelanggan XL, Axis, dan Smartfren yang menyerahkan limbah elektronik melalui ByeByeBox berhak memperoleh bonus kuota data: 500 MB untuk limbah di bawah 1 kg, 1 GB untuk 1–2 kg, dan 1,5 GB untuk lebih dari 2 kg, dengan masa berlaku satu hari.

Sementara itu, penyetor yang bukan pelanggan XLSmart berkesempatan mendapatkan kartu SIM perdana selama persediaan masih tersedia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.
Topik Terkait:
#teknologi #e-waste #indonesia