bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:58 WIB

Adaptasi AI: Menaker Dorong Pekerja Indonesia Tingkatkan Kompetensi di Tengah Revolusi Teknologi

Redaksi 15 April 2026 11 views
Adaptasi AI: Menaker Dorong Pekerja Indonesia Tingkatkan Kompetensi di Tengah Revolusi Teknologi
Ilustrasi: Adaptasi AI: Menaker Dorong Pekerja Indonesia Tingkatkan Kompetensi di Tengah Revolusi Teknologi

bytedaily - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan urgensi bagi seluruh pekerja di Indonesia untuk segera beradaptasi dan meningkatkan kompetensi guna menghadapi pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran bahwa tingkat adopsi AI di Indonesia masih tertinggal dari rata-rata global, mengindikasikan perlunya kesiapan tenaga kerja yang lebih matang agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

Menaker Yassierli menggarisbawahi bahwa kunci utama bukan hanya pada penguasaan teknologi itu sendiri, melainkan pada pembekalan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan terus belajar. Di era di mana tantangan dunia kerja melampaui sekadar perlindungan hak normatif, memastikan pekerja memiliki keterampilan yang relevan menjadi prioritas utama. Dalam konteks ini, peran serikat pekerja juga diharapkan lebih strategis, tidak hanya sebagai mediator saat terjadi perselisihan, tetapi juga sebagai agen aktif dalam mempersiapkan anggota menghadapi disrupsi teknologi, termasuk AI.

Salah satu implementasi konkret penguatan kompetensi ini dapat diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Contoh nyata terlihat pada PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) yang baru saja menandatangani PKB ke-VIII dengan Serikat Pekerja Kerukunan Keluarga Karyawan PT Pupuk Kaltim. Menaker berharap perjanjian ini tidak hanya menciptakan stabilitas hubungan industrial, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen krusial untuk mendorong peningkatan kapabilitas pekerja, memastikan mereka siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks akibat kemajuan teknologi.