bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah pemegang saham pengendali di dua emiten yang terafiliasi dengan Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam menggadaikan saham kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 30 September. Transaksi itu berlangsung sebelum pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melalui PT Jhonlin Baratama, yang rampung pada 7 Oktober.
Informasi mengenai gadai saham tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/10). Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), Indra Irawan, menjelaskan pemegang saham pengendali JARR, PT Eshan Agro Sentosa, menggadaikan 7.997.556.204 lembar saham.
Sementara itu, Direktur PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), Tamlikho, menyebut tiga pemegang saham pengendali perusahaan turut menggadaikan saham. PT Araya Agro Lestari menggadaikan 2.205.667.896 lembar, PT Citra Agro Raya sebanyak 2.194.778.786 lembar, dan PT Baramega Citra Mulia Persada sebanyak 900.000.250 lembar. Dalam laporan tersebut, total saham PGUN yang digadaikan disebut sekitar 5,29 miliar lembar.
Manajemen kedua emiten menyatakan saham tersebut dijaminkan untuk fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi perusahaan. Mereka juga menegaskan transaksi itu tidak mengubah pengendalian perusahaan, menyebabkan dilusi kepemilikan, ataupun mengubah jumlah modal ditempatkan dan disetor.
Manajemen menyatakan transaksi gadai saham telah dilakukan melalui prosedur yang wajar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.