bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur pengisian daya dan kemajuan teknologi semata. Kemudahan akses pembiayaan juga dinilai sebagai faktor krusial agar lebih banyak masyarakat yang beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF), Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menyatakan bahwa pembiayaan yang terjangkau merupakan salah satu pendorong utama adopsi kendaraan listrik. Ia menambahkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik memerlukan sinergi antara industri pembiayaan, perbankan, dan pelaku industri otomotif.
Dapot menjelaskan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada dukungan pembiayaan yang kompetitif dan mudah diakses. MUF berupaya berkontribusi dalam ekosistem ini dengan menawarkan solusi pembiayaan yang kompetitif.
Selain pembiayaan, Dapot juga menekankan pentingnya masyarakat merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap teknologi tersebut. Untuk itu, MUF bersama Bank Mandiri dan jaringan dealer otomotif menyelenggarakan program Coffee & Drive: EV & Hybrid Experience pada 26-27 Juni 2026 di beberapa lokasi, termasuk PIK Sedayu City Kelapa Gading, Kopitagram Centang Biru BSD, dan Taste & See Summarecon Bogor. Acara ini menghadirkan 15 merek kendaraan listrik dan hybrid yang dapat dicoba oleh masyarakat, sekaligus memberikan informasi mengenai skema pembiayaan.
Dalam program tersebut, MUF menawarkan pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid dengan suku bunga mulai dari 1,99 persen melalui pengajuan Livin' Auto. Berbagai insentif juga diberikan, seperti biaya administrasi Rp1, potongan biaya administrasi hingga 50 persen, voucher belanja, serta perlindungan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga. MUF juga berkolaborasi dengan dealer otomotif untuk menyediakan unit uji coba dan berbagai promo penjualan, termasuk potongan harga, bonus aksesori, subsidi angsuran, dan prioritas ketersediaan unit bagi nasabah pembiayaan MUF.
Konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama acara berlangsung berkesempatan mengikuti program Lucky Dip dengan hadiah menarik. Dapot menegaskan bahwa MUF berkomitmen mendukung pengembangan kendaraan listrik melalui penyediaan pembiayaan yang lebih terjangkau, yang sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ia optimistis bahwa penggunaan kendaraan listrik akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya pilihan model kendaraan, pengembangan infrastruktur, dan dukungan pembiayaan yang semakin kompetitif.