bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 09:58 WIB

IHSG Menguat, Investor Asing Masih Menahan Diri Masuk Pasar Modal Indonesia

Redaksi 03 Juli 2026 3 views
IHSG Menguat, Investor Asing Masih Menahan Diri Masuk Pasar Modal Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi belakangan ini dinilai belum cukup untuk mengindikasikan pemulihan kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia.

Pada penutupan perdagangan Kamis (2/7), investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) senilai Rp237,87 miliar di seluruh pasar. Sementara itu, aktivitas transaksi di bursa masih didominasi oleh investor domestik, yang mencapai sekitar 79,5 persen.

Analis pasar keuangan, Lukman Leong, berpendapat bahwa investor asing masih bersikap hati-hati terhadap pasar saham Indonesia. Menurutnya, kenaikan IHSG saat ini lebih banyak didorong oleh investor domestik.

"Saya kira masih terjadi tarik ulur. Asing masih malas, enggan masuk. Masih didukung oleh investor domestik saja," ujar Lukman.

Lukman menjelaskan bahwa investor global saat ini melihat peluang pertumbuhan yang lebih besar di luar Indonesia, khususnya pada sektor teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Ia mencontohkan investasi besar yang berhasil dihimpun oleh perusahaan teknologi global, termasuk SpaceX, yang turut menarik investor yang sebelumnya berinvestasi di Indonesia.

"Untuk asing, banyak sekali opportunity growth seperti AI booming. SpaceX kemarin menarik beberapa dana besar, termasuk dana dari asing yang sebelumnya ada di Indonesia," tambahnya.

Oleh karena itu, Lukman memperkirakan investor asing akan cenderung menunggu perkembangan sejumlah sentimen sebelum meningkatkan kembali investasinya di pasar saham domestik. Ia memperkirakan investor asing akan bersikap wait and see hingga November, menunggu pengumuman status pasar.

Pada perdagangan Kamis (2/7), IHSG berhasil ditutup menguat 49,43 poin atau naik 0,87 persen ke level 5.744. Total transaksi mencapai Rp11,13 triliun dengan 20,50 miliar saham diperdagangkan. Sebanyak 395 saham menguat, 219 terkoreksi, dan 169 stagnan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.