bytedaily - Dilansir dari bbc.com, kepindahan Alexia Putellas ke klub Women's Super League (WSL) London City Lionesses berpotensi menjadi rekrutan terbesar dalam sejarah liga tersebut. Putellas, yang baru saja mengucapkan selamat tinggal kepada Barcelona setelah 14 tahun, merupakan peraih dua Ballon d'Or secara berturut-turut.
Meskipun belum mengonfirmasi langkah selanjutnya, London City Lionesses dikabarkan optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan pemain berusia 32 tahun tersebut. Klub-klub di Amerika Serikat juga dikabarkan turut bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya.
Jika Putellas memilih proyek pemilik London City, Michelle Kang, kepindahan ini akan menandai era baru bagi WSL. Putellas, yang membantu Barcelona meraih treble kontinental pertamanya dan baru saja memenangkan gelar Liga Champions keempatnya, telah menjadi ikon sepak bola wanita.
Kepergiannya dari Barcelona diiringi dengan upacara perpisahan emosional di Camp Nou, yang bahkan disebut lebih menyentuh daripada perpisahan Lionel Messi. Jurnalis Spanyol, Irati Vidal, menyatakan bahwa Putellas telah menjadi citra sepak bola wanita dan menginspirasi banyak anak muda.
Meskipun telah berusia 32 tahun dan pernah mengalami cedera ACL, mantan pencetak gol terbanyak Inggris, Ellen White, percaya bahwa Putellas masih terus berkembang. "Saya pikir dia semakin baik dan semakin baik," kata White. "Potensinya saat ini mungkin berada di puncaknya, bahkan lebih baik dari saat dia memenangkan Ballon d'Or."
Putellas sendiri mengungkapkan keinginannya untuk pensiun di saat performanya terbaik. "Saya selalu mengatakan saya ingin momen terakhir saya datang saat saya berada di puncak," ujarnya dalam unggahan Instagram perpisahannya. "Ini adalah cerita yang sempurna."
Sementara itu, CEO London City, Martin Semmens, menyatakan ambisi klub untuk menjadi kekuatan yang "mengganggu" di WSL dalam waktu cepat. Dengan kehadiran Putellas, ambisi tersebut semakin mendekati kenyataan. Ia akan bergabung dengan sejumlah pemain berbahasa Spanyol lainnya di London City, termasuk pelatih Eder Maestre dan tiga pemain yang didatangkan dari Barcelona.
Namun, pemilik Kang juga menghadapi tantangan, terutama terkait peraturan UEFA yang melarang klub dengan pemilik yang sama untuk berkompetisi bersama di Liga Champions. Meski demikian, merekrut Putellas akan memperbesar peluang London City untuk segera tampil di kompetisi Eropa.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.