bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Amri/Nita Hadapi Tantangan Berat Lawan Unggulan Pertama di Semifinal Kejuaraan Dunia Badminton 2026

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Amri/Nita Hadapi Tantangan Berat Lawan Unggulan Pertama di Semifinal Kejuaraan Dunia Badminton 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, akan berhadapan dengan pasangan unggulan pertama asal China, Feng Yanzhe/Huang Dongping, pada babak semifinal Kejuaraan Dunia Badminton 2026. Duel ini menjadi harapan terakhir bagi Indonesia untuk meraih gelar juara di turnamen bergengsi tersebut, sementara Feng/Huang juga berambisi meraih medali emas.

Catatan rekor pertemuan sebelumnya menunjukkan dominasi Feng/Huang atas Amri/Nita. Pasangan Indonesia ini tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam empat pertandingan sebelumnya melawan Feng/Huang. Kekalahan tersebut terjadi di berbagai ajang bergengsi seperti Thailand Open, Malaysia Masters, dan Korea Open pada tahun 2025, serta di Kejuaraan Asia tahun ini.

Lebih lanjut, dari empat kekalahan tersebut, Amri/Nita hanya berhasil memaksakan pertandingan hingga rubber game dalam satu kesempatan. Tiga kekalahan lainnya harus diterima dengan skor dua gim langsung.

Namun, di Kejuaraan Dunia 2026 ini, Amri/Nita menunjukkan performa impresif dengan melaju ke semifinal tanpa kehilangan satu gim pun, selalu memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Sementara itu, Feng/Huang sendiri sempat kehilangan satu gim dalam perjalanan mereka menuju semifinal. Momen tersebut terjadi pada babak perempat final saat mereka harus berjuang keras mengalahkan pasangan Cheng Xing/Zhang Chi dengan skor 18-21, 21-10, 21-15.

Perbandingan performa di Kejuaraan Dunia tahun lalu juga menunjukkan perbedaan. Feng/Huang terhenti di babak kedua, sedangkan Amri/Nita tidak berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.