bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:17 WIB

PSSI DIY Investigasi Insiden Tendangan Kungfu di Piala Soeratin U-13

Redaksi 22 Agustus 2026 3 views
PSSI DIY Investigasi Insiden Tendangan Kungfu di Piala Soeratin U-13
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengambil tindakan terkait insiden tendangan kungfu yang terjadi dalam pertandingan Piala Soeratin U-13. Insiden tersebut melibatkan pemain Baturetno, Adskhan Jarrar Fauzy, yang terkena tendangan keras dari pemain Mataram Utama (MU), Firmansyah Purbo Wicaksono, pada laga yang berlangsung di Lapangan Dwi Windu, Bantul, Kamis (20/8) sore.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pemain MU melompat tinggi dan kakinya mengenai kepala pemain Baturetno hingga terjatuh. Wasit dalam pertandingan tersebut memutuskan memberikan kartu kuning kepada pemain MU, yang kemudian memicu protes dari kubu Baturetno.

Pembina SSB Baturetno, Sarjoko, menyatakan akan melayangkan surat kepada Asprov PSSI DIY, khususnya bidang perwasitan dan pengawas pertandingan, karena tidak adanya kartu merah yang dikeluarkan. Ia juga berharap pemain MU dijatuhi sanksi larangan bertanding di DIY selama beberapa tahun, serta wasit dihukum tidak memimpin laga selama satu hingga dua tahun. Sarjoko menekankan pentingnya permintaan maaf dari pemain MU dan hukuman yang mendidik serta sportif.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengumpulkan berbagai informasi terkait kejadian, termasuk dokumentasi foto, video, dan laporan pengawas pertandingan. Asprov PSSI DIY juga telah menggelar sidang Komite Disiplin pada Jumat (21/8) untuk membahas insiden tersebut dan menunggu hasilnya.

Menurut Wendy, insiden yang membahayakan tersebut terjadi pada menit ke-66. Meskipun Adskhan Jarrar Fauzy dilaporkan dapat menyelesaikan pertandingan, ia merasakan pusing dan mual saat perjalanan pulang, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit JIH untuk menjalani CT Scan. Hasil CT Scan telah keluar dan menunjukkan kondisi yang baik, namun pemain tersebut masih menjalani observasi.

Asprov PSSI DIY juga telah berkomunikasi aktif dengan pelatih Baturetno untuk mengetahui kondisi Adskhan Jarrar Fauzy, serta memberikan dukungan moril, pendampingan, dan komitmen untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.