bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Atlet Indonesia Sampaikan Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan

Redaksi 22 Agustus 2026 2 views
Atlet Indonesia Sampaikan Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah atlet kebanggaan Indonesia telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan. Pembalap yang berkompetisi di ajang grand prix, Mario Aji, turut mengungkapkan simpatinya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia membagikan sebuah peta Kalimantan yang menampilkan banyaknya titik api, disertai keterangan yang menyoroti kebakaran hutan hujan tropis terakhir di Asia yang merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati dan orangutan.

Senada dengan Mario Aji, Gregoria Mariska Tunjung, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, juga menyampaikan dukacita. Gregoria membagikan ulang sebuah video yang menggambarkan ancaman terhadap hewan-hewan di alam liar akibat hilangnya rumah dan habitat mereka. Selain perhatiannya terhadap Karhutla di Kalimantan, Gregoria juga mengunggah simpati untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta warga Aceh yang masih berjuang pulih dari bencana banjir.

Perhatian serupa juga ditunjukkan oleh bek Tim Nasional Indonesia, Rizky Ridho, yang turut mengunggah ulang pemberitaan mengenai kebakaran hutan di Kalimantan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (20/8) mencatat adanya 1.487 titik panas yang terdeteksi di wilayah Kalimantan. Sebaran titik panas tersebut meliputi 767 di Kalimantan Tengah, 560 di Kalimantan Barat, 74 di Kalimantan Selatan, 74 di Kalimantan Timur, dan tiga di Kalimantan Utara. Asap akibat Karhutla ini dilaporkan telah meluas hingga ke wilayah Malaysia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.