bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Timnas Putri Indonesia U-16 Cari Pengalaman Lawan Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Timnas Putri Indonesia U-16 Cari Pengalaman Lawan Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih Timo Scheunemann menyatakan bahwa pertandingan final Srikandi Merdeka Cup 2026 melawan Thailand U-16 di Supersoccer Arena, Kudus, pada Minggu (23/8) menjadi momentum berharga bagi tim Garuda Pertiwi untuk menimba pengalaman.

Garuda Pertiwi berhasil melaju ke partai puncak setelah menaklukkan Yordania dengan skor 3-0. Sementara itu, tim Thailand U-16 memastikan diri ke final usai mengalahkan Malaysia 5-1.

Menurut Timo, duel melawan Thailand U-16 akan memberikan pelajaran penting bagi para pemainnya. Ia menjelaskan bahwa Thailand telah memiliki program pengembangan sepak bola putri usia muda yang sudah berjalan selama 30 tahun, berbeda dengan Indonesia yang baru memulai dalam tiga tahun terakhir.

Timo juga menyoroti kekuatan timnas sepak bola putri di kawasan Asia Tenggara, khususnya untuk kelompok umur. Ia menyebut Australia, Vietnam, dan Thailand sebagai tiga kekuatan utama di ASEAN saat ini. Pengalaman Timo saat memimpin Timnas Putri Indonesia U-16 di Piala AFF Wanita U-16 2025, di mana Indonesia kalah dari Australia di semifinal dan Vietnam dalam perebutan tempat ketiga, semakin memperkuat pandangannya.

"Jadi yang belum ketemu, Thailand. Makanya saya ingin anak-anak bisa merasakan 'Trisula' itu begitu. 'Powerhouse' yang ada di sekitar kita kan Thailand, Vietnam, sama Australia. Jadi kalau mereka bisa besok lusa lawan utama Thailand, itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kita cari," ujar Timo.

Meskipun menargetkan kemenangan, Timo Scheunemann tidak ingin sesumbar mengenai hasil akhir. Ia menekankan bahwa pencapaian sebenarnya bagi tim Garuda Pertiwi dan pesepakbola putri muda Indonesia adalah perkembangan mereka. Timo menganggap para pemainnya sebagai 'piala berjalan' yang merupakan investasi jangka panjang bagi sepak bola putri Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.