bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Atlet Indonesia Ungkapkan Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Atlet Indonesia Ungkapkan Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah atlet kebanggaan Indonesia telah menyuarakan kepedulian mereka terhadap musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan.

Pembalap yang berlaga di ajang grand prix, Mario Aji, turut menyampaikan rasa simpatinya. Ia membagikan sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya yang menampilkan peta Kalimantan dengan sejumlah titik api. Dalam unggahannya, Mario Aji menuliskan keprihatinannya bahwa hutan hujan tropis terakhir di Asia, yang merupakan habitat bagi keanekaragaman hayati dan orang utan, kini tengah dilalap api.

Gregoria Mariska Tunjung, yang baru saja meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024, juga tak ketinggalan menyuarakan dukacita. Ia membagikan sebuah video yang menyoroti ancaman terhadap kelangsungan hidup satwa liar akibat hilangnya rumah dan habitat mereka. Selain perhatiannya terhadap Karhutla di Kalimantan, Gregoria juga menunjukkan simpati kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan warga Aceh yang masih berjuang bangkit dari bencana banjir.

Senada dengan keduanya, bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, juga mengungkapkan rasa prihatinnya dengan mengunggah kembali berita mengenai kebakaran hutan di Kalimantan.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (20/8) mencatat adanya 1.487 titik panas di wilayah Kalimantan. Rinciannya, sebanyak 767 titik terdeteksi di Kalimantan Tengah, 560 titik di Kalimantan Barat, 74 titik di Kalimantan Selatan, 74 titik di Kalimantan Timur, dan tiga titik di Kalimantan Utara. Asap dari musibah Karhutla ini dilaporkan telah meluas hingga ke wilayah Malaysia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.