bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Atlet Indonesia Ungkap Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Atlet Indonesia Ungkap Keprihatinan atas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah atlet kebanggaan Indonesia telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait insiden kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan.

Mario Aji, seorang pembalap yang berkompetisi di ajang grand prix, turut menyampaikan rasa simpatinya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia membagikan sebuah peta Kalimantan yang menampilkan banyaknya titik api, disertai keterangan yang menyoroti kebakaran Hutan Hujan Tropis terakhir di Asia, yang merupakan habitat bagi keanekaragaman hayati dan orangutan.

Gregoria Mariska Tunjung, atlet peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, juga tidak ketinggalan menyuarakan dukungannya. Ia mengunggah ulang sebuah video yang menampilkan kondisi hewan-hewan liar yang terancam kehilangan rumah dan habitatnya akibat bencana tersebut. Selain perhatiannya untuk Kalimantan, Gregoria juga menyertakan ungkapan simpati untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan warga Aceh yang masih berjuang pulih dari dampak banjir.

Hal serupa juga dilakukan oleh Rizky Ridho, pemain Tim Nasional sepak bola Indonesia. Ia menunjukkan dukungannya dengan mengunggah ulang berita-berita terkait kebakaran hutan di Kalimantan.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (20/8) mencatat adanya 1.487 titik panas di seluruh wilayah Kalimantan. Rinciannya, 767 titik terdapat di Kalimantan Tengah, 560 titik di Kalimantan Barat, 74 titik di Kalimantan Selatan, 74 titik di Kalimantan Timur, dan tiga titik di Kalimantan Utara. Asap yang ditimbulkan oleh Karhutla ini juga dilaporkan telah meluas hingga ke wilayah Malaysia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.