bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kim Sang Sik Berambisi Bawa Vietnam Samai Rekor Juara Beruntun Thailand dan Singapura

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Kim Sang Sik Berambisi Bawa Vietnam Samai Rekor Juara Beruntun Thailand dan Singapura
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim nasional Vietnam, Kim Sang Sik, menyatakan keinginannya agar timnya dapat menyamai pencapaian apik Thailand dan Singapura di ajang Piala AFF. Ambisi ini muncul setelah Vietnam berhasil menembus partai final Piala AFF 2026, di mana mereka akan berhadapan dengan Thailand.

Kim Sang Sik mengungkapkan bahwa final kali ini menjadi kesempatan bagi Vietnam untuk menciptakan sejarah baru dengan menjuarai Piala AFF dalam dua edisi berturut-turut. "Ini adalah kesempatan bagi Vietnam untuk mengukir sejarah baru, dan kami tentu tidak ingin melewatkannya," ujar Kim Sang Sik, seperti dikutip dari VNexpress. Ia menambahkan, "Para pemain memiliki hasrat untuk menang yang lebih besar daripada saya. Oleh karena itu, saya yakin mereka akan tampil gemilang di laga tandang ini, dengan membawa kebanggaan Vietnam serta status sebagai juara bertahan."

Saat ini, Vietnam telah mengoleksi tiga gelar Piala AFF, yaitu pada tahun 2008, 2018, dan 2024. Namun, tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut belum pernah berhasil meraih gelar juara dalam dua edisi beruntun.

Sementara itu, Thailand dan Singapura tercatat pernah meraih predikat kampiun Piala AFF secara beruntun. Thailand bahkan telah mencatatkan rekor tersebut sebanyak tiga kali, yaitu pada edisi 2000-2002, 2014-2016, dan 2020-2022. Singapura juga pernah merasakan gelar juara berturut-turut pada Piala AFF 2004 dan 2006.

Pertandingan final Piala AFF tahun ini akan dimulai di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Sabtu (22/8), sebelum leg kedua digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Rabu (26/8).


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.