bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 05:05 WIB

Analisis Kecanggihan Teknologi Pertahanan Udara Iran yang Diduga Lumpuhkan Jet Siluman F-35 AS

Redaksi 23 Maret 2026 18 views
Analisis Kecanggihan Teknologi Pertahanan Udara Iran yang Diduga Lumpuhkan Jet Siluman F-35 AS
Ilustrasi: Analisis Kecanggihan Teknologi Pertahanan Udara Iran yang Diduga Lumpuhkan Jet Siluman F-35 AS

bytedaily - Klaim Iran yang berhasil menembak jatuh jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan sorotan tajam terhadap kemajuan teknologi pertahanan udara negara tersebut.

Jika klaim ini terkonfirmasi, ini akan menjadi peristiwa signifikan pertama kalinya Iran berhasil mengatasi pesawat perang canggih AS sejak konflik eskalasi pada akhir Februari, sekaligus menjadi kasus pertama hilangnya jet F-35 dalam pertempuran sejak 2018. Jet F-35, yang dikenal dengan kemampuan siluman generasi kelima berkat desain khusus, ruang senjata internal, dan material penyerap radar, dirancang untuk sangat sulit dideteksi oleh sistem radar konvensional.

Namun, para analis militer menunjukkan bahwa keunggulan siluman F-35 bukanlah tanpa kelemahan. Diduga, Iran berhasil mendeteksi jet tersebut dengan memanfaatkan jejak panas yang ditinggalkan pesawat, yang dapat dilacak oleh sistem pertahanan udara berbasis sensor inframerah pasif. Berbeda dengan radar aktif yang memancarkan sinyal, sistem pasif ini lebih sulit dideteksi oleh target, sebuah taktik yang dilaporkan pernah berhasil digunakan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Spekulasi mengarah pada penggunaan rudal udara-ke-udara yang dimodifikasi, seperti R-27T buatan Rusia, yang dilengkapi dengan pencari target inframerah. Rudal ini, dengan kecepatan tinggi hingga Mach 5, diperkirakan menjadi kunci keberhasilan penargetan. Keberhasilan Iran ini juga diduga berakar pada fokus AS dan Israel yang lebih tertuju pada sistem pertahanan negara maju, sehingga luput mengantisipasi inovasi teknologi pertahanan udara Iran yang bekerja di luar pola deteksi konvensional.