bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, pekan ini diperkirakan akan dibanjiri laporan laba kuartalan dari sekitar 1.500 perusahaan publik, bersamaan dengan rilis laporan ketenagakerjaan bulan April. Pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,5%, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1%. Secara tahun berjalan, ketiga indeks tersebut berada di zona positif, dengan DJIA naik 3%, S&P 500 naik 6%, dan Nasdaq naik 8%.
Dalam kalender laporan laba, sorotan pekan ini antara lain Palantir pada hari Senin; AMD, Shopify, Arista Networks, Pfizer, dan Anheuser-Busch pada hari Selasa; Walt Disney, Marriott, Uber, CVS Health, DoorDash, dan Warner Bros. Discovery pada hari Rabu; McDonald's, Airbnb, Shell, dan Cloudflare pada hari Kamis; serta Toyota pada hari Jumat.
Pada kalender ekonomi, data baru mengenai pasar tenaga kerja akan dirilis. Laporan Job Openings and New Home Sales dijadwalkan pada hari Selasa; laporan private payrolls dari ADP pada hari Rabu; dan laporan April Nonfarm Payrolls pada hari Jumat.
Sementara itu, harga bensin tetap tinggi dan naik delapan sen pekan lalu, mencapai rata-rata $4,12 per galon untuk bensin jenis reguler. Prakiraan GDPNow dari Federal Reserve Bank of Atlanta memproyeksikan pertumbuhan PDB sebesar 3,5% pada kuartal pertama, naik dari perkiraan 1,2% pada pekan sebelumnya. Prakiraan Inflasi Nowcast dari Cleveland Fed memprediksi Indeks Harga Konsumen (CPI) sebesar 3,6% pada bulan April dan 3,9% pada bulan Mei. Angka CPI pada bulan Maret tercatat sebesar 3,3%.
Suku bunga KPR juga mengalami kenaikan pekan lalu, bertambah tujuh basis poin, dengan rata-rata KPR tetap 30 tahun kini berada di angka 6,30%, menurut FreddieMac. Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya dijadwalkan pada 17 Juni, dengan probabilitas 7% untuk penurunan suku bunga.
Nominasi Presiden Trump untuk menjadi Ketua The Fed berikutnya, Kevin Warsh, telah disetujui oleh Senat. Langkah selanjutnya adalah konfirmasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Masa jabatan Jerome Powell sebagai ketua The Fed berakhir pada 15 Mei, namun ia akan tetap berada di FOMC sebagai gubernur.
Melihat lebih dalam kinerja pasar hingga awal 2026, indeks pasar saham global utama, ETF EFA, telah naik 6% secara tahun berjalan, dan ETF pasar negara berkembang terkemuka (EEM) naik 17% secara tahun berjalan. Saham-saham pertumbuhan AS naik 1% secara tahun berjalan berdasarkan ETF IWF, sementara saham-saham nilai (IWD) juga menunjukkan kinerja positif.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.