bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, harga Bitcoin (BTC-USD) dan Ethereum (ETH-USD) mengalami penurunan pada Selasa, 12 Mei 2026. Bitcoin dibuka pada harga $81.721,41, turun 0,5% dari harga pembukaan Senin sebesar $82.164,43. Pada pukul 07:18 ET, nilai bitcoin tercatat turun menjadi $80.496,47.
Sementara itu, Ethereum dibuka pada harga $2.339,40 pada Selasa, melemah 1,3% dari harga pembukaan sehari sebelumnya. Nilai Ethereum bergerak turun ke level $2.280,32 pada pukul 07:18 ET.
Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran investor mengenai ketegangan geopolitik setelah Presiden Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran berada dalam "dukungan kehidupan besar". Selain itu, laporan inflasi yang akan dirilis diperkirakan akan menunjukkan kenaikan harga bagi konsumen Amerika akibat perang Iran.
Survei Bloomberg memprediksi Indeks Harga Konsumen (IHK) April akan naik 3,7% dibandingkan tahun lalu dan 0,6% dibandingkan bulan Maret, yang mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak 2022.
Harga Bitcoin tercatat turun 0,5% pada Selasa pagi dibandingkan harga pembukaan Senin. Rekor tertinggi sepanjang masa untuk Bitcoin adalah $128.198,07 pada 6 Oktober 2025, sedangkan nilai terendah sepanjang masa adalah $0,04865 pada 14 Juli 2010.
Harga Ethereum pada Selasa pagi juga turun 1,3% dari harga pembukaan Senin. Rekor tertinggi sepanjang masa untuk Ethereum adalah $4.953,73 pada 24 Agustus 2025, dan nilai terendah sepanjang masa tercatat $0,4209 pada 21 Oktober 2015.
Ethereum merupakan blockchain, sedangkan ether adalah mata uang kripto yang berjalan di atasnya. Ketika investor menyebut "membeli Ethereum", mereka umumnya merujuk pada pembelian ETH, aset digital yang digunakan untuk menjalankan aplikasi dan menyimpan nilai.
Ether, sebagai mata uang kripto asli di platform Ethereum, tetap menunjukkan volatilitas yang signifikan dibandingkan dengan S&P 500. Namun, aset ini kini dianggap sebagai bagian fundamental dari portofolio digital modern.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.