bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple secara resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang dilengkapi dengan serangkaian pembaruan, termasuk kamera dengan aperture variabel, chip A20 Pro, serta peningkatan daya tahan baterai.
Dalam acara peluncuran daring pada Kamis (10/9), CEO Apple John Ternus menyatakan, "Kami membuat kemajuan besar pada area-area penting: kecerdasan, performa, baterai, kamera." Kedua varian tersedia dalam empat pilihan warna: hitam, perak, biru gletser, dan burgundi sebagai warna utama.
Kamera utama pada seri iPhone 18 Pro kini menggunakan sensor fusion 48 MP dengan sistem aperture variabel pertama kali di iPhone. Sistem ini mengandalkan enam bilah laser‑cut yang dapat beralih di antara beberapa bukaan aperture, dan pengguna dapat memilih empat nilai aperture secara manual melalui aplikasi Kamera untuk mengatur kedalaman bidang serta pencahayaan, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.
Apple juga menambahkan fitur Pro Controls yang memungkinkan penyesuaian aperture, kecepatan rana, white balance, serta menampilkan histogram secara real‑time di aplikasi Kamera. Untuk perekaman video, efek Cinematic dapat diterapkan pasca‑rekaman hingga 60 fps, mode Time‑Lapse mendukung video HDR 4K dalam Dolby Vision, dan Audio Mix kini dilengkapi algoritma baru yang dapat memisahkan musik dari suara latar.
Fitur baru bernama Apple Reference Image (Gambar Referensi Apple) memanfaatkan sensor kamera utama untuk menandatangani digital setiap piksel yang diambil. Data yang telah ditandatangani diproses melalui Private Cloud Compute menjadi gambar referensi yang tidak dapat diubah, sehingga dapat dibandingkan dengan foto utama untuk mendeteksi kemungkinan pengeditan. Fitur ini juga mendukung metadata gambar dan standar SynthID yang akan datang, ditujukan bagi jurnalis foto, fotografer, dan pengguna umum.
iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max ditenagai oleh chip A20 Pro yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip ini mengintegrasikan CPU 6‑core, GPU 7‑core, serta Dual 16‑core Neural Engine (total 32 core) untuk pemrosesan AI. Apple mengklaim GPU A20 Pro hingga 40 % lebih cepat dibandingkan A19 Pro, kemampuan komputasi AI dua kali lipat generasi sebelumnya, dan bandwidth memori meningkat 50 %.
Untuk konektivitas, perangkat ini menggunakan chip N1 buatan Apple yang mendukung Wi‑Fi 7, Bluetooth 6, serta Thread, dan dilengkapi dengan modem C2 generasi baru yang menawarkan kecepatan unggah lebih tinggi dan konsumsi daya 15 % lebih rendah dibandingkan modem C1X.
Sistem pendingin pada iPhone 18 Pro Series menggunakan ruang uap (vapor chamber) generasi terbaru dengan area permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan model iPhone 17 Pro, yang dipadukan dengan chip A20 Pro untuk meningkatkan efisiensi termal dan mendukung masa pakai baterai yang lebih lama.