bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah lini produk Apple kini mengalami kenaikan harga, termasuk kategori Mac dan iPad. CEO Apple Tim Cook menyatakan bahwa penyesuaian harga ini merupakan langkah yang tidak terhindarkan akibat lonjakan biaya komponen, khususnya untuk memori dan penyimpanan.
Dalam sebuah wawancara, Tim Cook menjelaskan bahwa perusahaan telah berupaya keras untuk meredam dampak kenaikan biaya komponen terhadap harga produk demi melindungi konsumen. Namun, kondisi tersebut kini menjadi tidak berkelanjutan. Ia menyoroti peningkatan alokasi memori untuk server kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu faktor utama di balik kenaikan harga komponen yang signifikan dan cepat.
Apple mengakui bahwa kenaikan harga ini bukanlah kabar baik bagi konsumen, namun mereka terus mencari solusi. Di sisi lain, tidak semua produk Apple terdampak kenaikan harga. Model-model baru dari iPhone, Apple Watch, dan AirPods, serta aksesori, dilaporkan masih mempertahankan harga yang sama.
Secara spesifik, seluruh model iPhone, Apple Watch, dan AirPods tidak mengalami kenaikan harga. Namun, semua lini produk Mac, iPad, produk Home, dan Apple Vision Pro kini dijual dengan harga yang lebih tinggi, berlaku segera.
Perlu dicatat bahwa situasi di pasar Indonesia sedikit berbeda. Laporan cnnindonesia.com menyebutkan bahwa beberapa model iPhone terbaru di Indonesia tampaknya sudah mengalami kenaikan harga sejak beberapa waktu lalu, bahkan sebelum pengumuman global ini. Contohnya, iPhone 17 Series yang diluncurkan pada pertengahan Oktober lalu kini memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan saat pertama kali dirilis.