bytedaily
Minggu, 12 Juli 2026 - 03:22 WIB

Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026, Duel Messi Melawan Lini Pertahanan Solid Swiss

Redaksi 12 Juli 2026 1 views
Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026, Duel Messi Melawan Lini Pertahanan Solid Swiss
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Argentina akan berhadapan dengan Swiss di babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan digelar di Kansas City Stadium pada Sabtu (11/7) atau Minggu (12/7) pagi waktu Indonesia.

Bagi Swiss, pencapaian ini merupakan yang pertama kali menembus perempat final Piala Dunia setelah 72 tahun, sejak edisi 1954 saat mereka menjadi tuan rumah.

Perjalanan Argentina menuju perempat final diwarnai drama. Tim asuhan Lionel Scaloni ini dua kali nyaris tersingkir di fase gugur. Saat melawan Cape Verde di babak 32 besar, Argentina menang 3-2 melalui perpanjangan waktu. Kemudian, di babak 16 besar melawan Mesir, Argentina sempat tertinggal 0-2 sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 3-2 berkat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez di masa injury time.

Meski demikian, Argentina belum terkalahkan dalam lima pertandingan turnamen. Lionel Messi menjadi top skor sementara dengan delapan gol. Namun, Argentina memiliki kelemahan pada lini tengah yang dianggap kurang lebar, sehingga kreativitas serangan banyak bergantung pada individu. Performa Julian Alvarez dan Lautaro Martinez juga belum optimal, meninggalkan celah di sisi sayap yang sempat dimanfaatkan lawan.

Di sisi lain, Swiss melaju ke perempat final setelah mengalahkan Aljazair di babak 32 besar dan menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti di babak 16 besar. Dalam laga melawan Kolombia, Swiss berhasil lolos tanpa mencetak gol sepanjang 120 menit, dengan kiper Gregor Kobel menjadi pahlawan dalam adu penalti.

Pertahanan Swiss terbilang solid, belum pernah kalah dalam waktu normal di Piala Dunia 2026. Namun, Swiss harus kehilangan Johan Manzambi, top skor tim sementara dengan tiga gol dan dua assist, karena cedera lutut. Michel Aebischer dan Luca Jaquez juga diragukan tampil akibat masalah otot, memaksa pelatih Murat Yakin merombak skema tim.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.