bytedaily - Melansir cnnindonesia.com, para arkeolog menemukan ruang-ruang megah berlantai mosaik di situs gymnasium kuno Mieza, Yunani utara. Ruangan yang diperkirakan berusia sekitar 2.400 tahun itu diduga menjadi bagian dari tempat Alexander Agung belajar kepada Aristoteles.
Temuan tersebut diperoleh dalam penggalian terbaru di kompleks yang luasnya sekitar 30 hektare. Penggalian sebelumnya telah mengungkap arena gulat, stadion, deretan pilar, serta lintasan lari tertutup sepanjang 200 meter.
Tim yang dipimpin arkeolog Angeliki Kottaridi juga menemukan area bernama Didaskaleion, yang berarti tempat mengajar. Di lokasi itu, murid-murid diduga belajar dengan pena ukir dan meja batu. Dua ruang perjamuan ditemukan di dekat area belajar.
Ruang-ruang berornamen mosaik tersebut memiliki kemiripan dengan istana Raja Philip II di Aigai. Kottaridi menilai kemiripan itu mendukung dugaan bahwa Philip, ayah Alexander, membangun kompleks Mieza untuk pendidikan putranya dan anak-anak bangsawan Makedonia.
Kompleks itu tidak hanya digunakan untuk latihan fisik. Tata letaknya menunjukkan kegiatan belajar dan olahraga berlangsung berdampingan, sementara ruang perjamuan mengindikasikan bahwa pendidikan sosial juga menjadi bagian dari pembentukan kaum elite Makedonia.
Temuan terdahulu di situs tersebut mencakup pecahan tembikar, koin, benda antik, empat pena ukir perunggu, serta fragmen wadah minyak zaitun suci dari Athena. Para peneliti menyebut bukti-bukti yang ada mengarah pada dugaan bahwa tempat itu merupakan sekolah yang disiapkan Philip untuk Aristoteles mengajar Alexander dan murid lainnya, meski belum menjadi bukti mutlak.