bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Iklan Claude Palsu di Google Menargetkan Pengguna Mac

Redaksi 15 Oktober 2026 5 views
Iklan Claude Palsu di Google Menargetkan Pengguna Mac
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Push Security menemukan kampanye iklan berbahaya di Google Search yang menyasar pengguna Mac melalui situs unduhan Claude palsu. Situs tersebut digunakan untuk menyebarkan perangkat lunak berbahaya ClickFix.

Menurut Push Security, serangan ini memanfaatkan pengalihan dari hasil pencarian Bing yang dicantumkan sebagai tautan dalam iklan Google. Modus yang disebut Adception itu menggunakan domain Bing yang tepercaya sebelum mengarahkan pengunjung melewati situs ritel yang telah disusupi menuju laman unduhan palsu.

Serangan dapat muncul ketika pengguna mencari Claude untuk Mac di Google. Iklan bersponsor yang tampil mengarahkan mereka ke hasil pencarian Bing, lalu melalui situs yang diretas hingga tiba di laman palsu.

Push Security menemukan sejumlah pemeriksaan untuk membatasi akses dan menyamarkan serangan. Situs yang disusupi memeriksa informasi perujuk serta header peramban, sedangkan laman palsu menggunakan JavaScript untuk memeriksa asal kunjungan. Pengunjung yang tidak memenuhi syarat dapat dialihkan ke halaman 404.

Laman palsu itu meniru halaman unduhan Claude dan menyediakan tombol untuk mengunduh aplikasi serta instruksi instalasi melalui Terminal. Push Security menyatakan perintah yang terlihat di halaman berbeda dari perintah yang tersalin ke clipboard setelah tombol salin diklik. Perintah yang tersalin kemudian menjalankan skrip berbahaya.

Push Security juga menyebut telah mengidentifikasi beberapa domain yang berkaitan dengan kampanye ClickFix tersebut. Perusahaan itu melacak aktivitas ini secara internal dengan nama AcSig, berdasarkan header yang diperlukan untuk mengambil perintah berbahaya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.