bytedaily - Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mendorong wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk tidak ragu menjajaki destinasi wisata alternatif di daratan Flores. Langkah ini diambil menyusul penerapan sistem kuota kunjungan yang kini diberlakukan di kawasan Taman Nasional Komodo untuk menjaga daya dukung lingkungan.
Maria Rosdalima Panggur, Koordinator Urusan Kehumasan, Kerja sama, dan Pelayanan Perizinan BTN Komodo, menyatakan bahwa Labuan Bajo dan sekitarnya menawarkan beragam potensi wisata darat yang tak kalah menarik. Ia menambahkan bahwa kebijakan pengaturan kunjungan berbasis daya dukung ini telah disosialisasikan sejak Mei 2025 melalui berbagai pertemuan dan kanal resmi BTN Komodo, termasuk diskusi mendalam dengan pelaku usaha pariwisata dari berbagai asosiasi pada Juni hingga Oktober 2025. Penerapan kebijakan baru ini secara resmi diumumkan pada 4 Februari 2026 dan terus dievaluasi bersama pihak terkait.
Dengan adanya penerapan kuota, BTN Komodo mengimbau calon pengunjung untuk merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari dengan memesan tiket aktivitas wisata serta memastikan ketersediaan kuota pada tanggal kunjungan yang diinginkan. Selain itu, wisatawan disarankan untuk terus memperbarui informasi destinasi guna menghindari potensi kegagalan kunjungan. BTN Komodo membuka ruang diskusi bagi semua pihak untuk memberikan masukan demi penyempurnaan kebijakan yang telah berjalan sejak 11 Februari 2026 tersebut, sembari tetap memperhatikan dinamika yang berkembang di lapangan.