bytedaily
Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bahlil Resmikan Sumur Jangkrik JNE #6 dan Fasilitas Lapangan Maha

Redaksi 23 Oktober 2026 5 views
Bahlil Resmikan Sumur Jangkrik JNE #6 dan Fasilitas Lapangan Maha
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan penerimaan Sumur Gas Jangkrik North East (JNE) #6 dan Fasilitas Produksi Lapangan Maha - South di Kalimantan Timur.

Dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian ESDM pada Kamis (22/10), Bahlil mengapresiasi Searah, perusahaan patungan Eni dan Petronas yang menggarap kedua proyek tersebut. Ia menyebut kerja sama itu mencakup pengembangan, eksplorasi, dan peningkatan produksi di sejumlah ladang di Indonesia.

Pengeboran cabang baru atau side-tracking di sumur JNE #6 menunjukkan hasil sejak 9 Oktober 2026. Produksi gas meningkat lebih dari lima kali lipat, dari sekitar 10 MMSCFD menjadi 56 MMSCFD. Kegiatan tersebut juga menambah perkiraan cadangan gas awal di tempat (Gas In-Place/GIIP) sekitar 100 BCF.

Bahlil menyampaikan tambahan produksi sebesar 60 MMSCFD serta sekitar 230 MMSCFD dari Blok Maha, sehingga total tambahannya diperkirakan mencapai 290 MMSCFD. Ia mengatakan produksi existing sebesar 450 MMSCFD ditambah angka tersebut akan membuat produksi mencapai 750 MMSCFD pada 1 November.

Menurut Bahlil, peningkatan produksi itu penting untuk mendorong rata-rata lifting nasional yang saat ini berada di kisaran 600 ribu barel per hari. Upaya tersebut juga disebut sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai lifting 900 ribu hingga 1 juta barel per hari pada 2029–2030, dengan salah satu kontribusi berasal dari Eni di Kalimantan.

Bahlil menambahkan, fasilitas produksi Lapangan Maha yang menelan investasi sekitar US$891 juta ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.