bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Bank Artha Graha Internasional resmi menjadi mitra strategis The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026. Mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”, konferensi ini mendorong kerja sama untuk membangun ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan tanggap terhadap dinamika global.
Menteri Ekonomi Kreatif menyebut WCCE 2026 sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk menempatkan ekonomi kreatif pada posisi yang lebih strategis dalam agenda pembangunan dunia. Salah satu hasil yang diharapkan dari konferensi ini adalah Jakarta Vision on Creative Economy, yang ditujukan untuk memperkuat peran ekonomi kreatif dalam agenda pembangunan global setelah 2030 serta meningkatkan perhatian terhadap kontribusinya bagi pembangunan ekonomi dan sosial.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan WCCE 2026 dirancang sebagai ruang dialog sekaligus sarana memperluas jejaring dan membentuk kolaborasi konkret antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dan mitra global. Ia menekankan perlunya kerja sama pemerintah, pelaku usaha, kreator, komunitas, akademisi, investor, dan mitra internasional untuk memperluas akses pasar, investasi, teknologi, serta pengembangan kekayaan intelektual.
Di luar konferensi utama, WCCE 2026 menghadirkan Creativillage pada 21–25 Oktober 2026 di kawasan SCBD. Rangkaian kegiatannya mencakup Soul of Indonesia di Akasta SCBD pada 21 Oktober, Village One di Ashta District 8 dan Village Two di MGP Space, SCBD Park, pada 21–25 Oktober, serta WCCE Weekland di SCBD pada 24–25 Oktober. Acara tersebut menampilkan karya dari berbagai subsektor, antara lain seni, desain, fesyen, literatur, permainan, kekayaan intelektual, teknologi, kuliner, dan produk kreatif dari sejumlah daerah.
Agenda WCCE 2026 juga berlangsung berdekatan dengan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober dalam rangka OktoberKreasi. Inisiatif ini mengajak daerah dan pelaku ekonomi kreatif menghidupkan ruang kreatif, memperkenalkan karya, memperluas jejaring, dan membuka peluang kolaborasi.
Keterlibatan Bank Artha Graha Internasional berfokus pada tiga bidang: akses pembiayaan dan permodalan bagi pengusaha kreatif, solusi digital dan transaksi untuk mendukung pembayaran bisnis lintas negara, serta pemberdayaan UMKM kreatif melalui pendampingan agar produk lokal memenuhi standar pasar internasional.
Dalam kegiatan edukasi literasi keuangan di MGP Space SCBD pada 23 Oktober 2026, pembahasan menyoroti penyesuaian strategi keuangan bagi Gen Alpha, Gen Z, dan Milenial dalam menghadapi dinamika ekonomi 2026. Melalui pendekatan “Saving More, Living Better”, Lily Pangestu, Head Regional Bank Artha Graha Internasional, menyampaikan bahwa menabung bukan berarti menurunkan kualitas hidup, melainkan mengatur alokasi dana dengan bijak.