bytedaily
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:38 WIB

Bill Ackman Borong Saham Amazon dan Microsoft di Kuartal I 2024

Redaksi 01 Juni 2026 28 views
Bill Ackman Borong Saham Amazon dan Microsoft di Kuartal I 2024
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, investor miliarder Bill Ackman melalui perusahaan investasinya, Pershing Square Capital Management, menambah kepemilikan saham pada dua raksasa teknologi, yaitu Amazon (NASDAQ: AMZN) dan Microsoft (NASDAQ: MSFT) selama kuartal pertama (Q1) 2024. Keputusan ini diambil Ackman di tengah tren penjualan sejumlah saham lainnya.

Dalam laporannya, Ackman menambahkan sekitar 1,8 juta saham Amazon, yang meningkatkan kepemilikan dana kelolaannya di perusahaan tersebut sebesar 19%. Amazon kini menjadi salah satu porsi terbesar kedua dalam portofolio Pershing Square, setara dengan lebih dari 17% dari total nilai portofolio pada akhir Maret 2024.

Meskipun demikian, data kepemilikan ini berdasarkan laporan Form 13F yang diajukan pada 15 Mei, mencerminkan posisi per 31 Maret. Sejak awal April, saham Amazon telah melonjak hampir 30%. Analis menilai tesis investasi utama Amazon berpusat pada bisnis komputasi awan, Amazon Web Services (AWS), yang banyak digunakan oleh perusahaan kecerdasan buatan (AI). Amazon berencana menginvestasikan $200 miliar untuk belanja modal tahun ini, terutama untuk pusat data.

Secara valuasi, saham Amazon pada Q1 sempat menyentuh rasio harga terhadap arus kas operasi terendah dalam satu dekade. Meskipun telah menguat, valuasi saham Amazon saat ini masih berada dalam kisaran normal berdasarkan metrik tersebut, sehingga dinilai masih layak dibeli.

Sementara itu, Microsoft menjadi posisi baru dalam portofolio Ackman di kuartal ini. Ia mengakuisisi saham Microsoft senilai lebih dari $2 miliar, yang kini menyumbang sekitar 15% dari portofolio. Dibandingkan Amazon, kenaikan saham Microsoft sejak awal April tidak sebesar itu, yaitu sekitar 13%. Hal ini menunjukkan potensi nilai yang masih bisa didapatkan investor baru.

Berdasarkan rasio harga terhadap arus kas operasi, Microsoft bahkan dinilai lebih murah dibandingkan Amazon dan berada di bawah valuasi tipikalnya. Dari kedua saham tersebut, Microsoft terlihat menawarkan nilai yang lebih menarik berdasarkan pola historis.

Dalam perbandingan kinerja keuangan terbaru, Microsoft juga menunjukkan keunggulan. Pendapatan Microsoft naik 18% pada kuartal terakhirnya, melampaui kenaikan 17% yang dicapai Amazon. Keduanya sama-sama melakukan investasi besar-besaran untuk ekspansi bisnis komputasi awan mereka.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.